KUALA PEMBUANG – Bupati Seruyan, Yulhaidir menyatakan komitmen pemerintah daerah untuk membantu biaya pendidikan masyarakat kurang mampu, guna meningkatkan mutu Sumber Daya Manusia (SDM) di daerah itu.
“Kita memastikan pendidikan wajib belajar sembilan tahun serta pendidikan yang terbebas dari pungutan liar dalam bentuk apapun. Untuk anak dari masyarakat kurang mampu, kita akan menganggarkannya di tahun 2021,” ungkap Yulhaidir, Kamis 2 Juli 2020.
Langkah pertama yang akan dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan untuk menunjang wajib belajar sembilan tahun tersebut, Yulhaidir menjelaskan akan memberikan keringanan kepada para peserta didik dalam menebus pakaian sekolah dan perlengkapan lainnya. Ia meminta kepada lembaga pendidikan dan tenaga pendidik untuk tidak sekalipun mempersulit.
“Karena selama ini SDM kita dipandang rendah atau di bawah rata-rata, maka dari itu upaya untuk meningkatkan mutu SDM ini memerlukan dukungan penuh dari lembaga pendidikan, tenaga pendidik, dan masyarakat Kabupaten Seruyan,” ucap Yulhaidir.
Orang nomor satu di Kabupaten Seruyan itu mengharapkan, dengan adanya upaya tersebut, maka ke depan generasi penerus Kabupaten Seruyan akan mampu bersaing atau berkompetisi dalam dunia kerja, membangun daerah, dan memberikan sumbangsih nyata untuk daerah kelahiran mereka.
(zen/matakalteng.com)






















Discussion about this post