KUALA PEMBUANG – Meskipun hari ini percepatan penanganan dan penanggulangan dampak penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19) di Kabupaten Seruyan berjalan kondusif dan membuahkan hasil, bahkan dengan berkurangnya pasien terpapar dan Orang Dalam Pemantauan (ODP), tak lantas membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) merasa puas.
Hal tersebut terlihat dari kebijakan Pemkab, dalam hal ini Dinas Kepemudaan Olahraga Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) yang masih menutup beberapa objek wisata walaupun menjelang lebaran dalam rangka memerangi Covid-19.
Namun demikian, Plt Kadisporaparbud, Rijaly mengungkapkan bahwa selama merabaknya wabah pandemi Covid-19 di Kabupaten Seruyan menyebabkan, setidaknya, upaya penggalian Pendapatan Asli Daerah (PAD) tidak berjalan dengan baik. Namun begitu, menurutnya, pihaknya tetap mengikuti instruksi Bupati Seruyan, Yulhaidir.
“Kita tidak bisa memaksakan dan membendung perkara kerugian. Terutama jika diamati, objek pariwisata kita merupakan sumber penggalian PAD yang mumpuni. Namun, bagaimana pun, kita tetap mengikuti instruksi Bupati,” ungkapnya, Sabtu 16 Mei 2020.
Selanjutnya ia berharap kepada masyarakat yang kerap berkunjung ke objek pariwisata, apalagi menjelang atau setelah lebaran nanti, untuk tidak tetap mengikuti kebijakan pemerintah dan tidak memaksakan diri untuk bepergian.
“Tahun ini jelas berbeda dengan sebelumnya, namun tetap patuhi dan jangan memaksakan diri. Saya merasa ada kekecewaan. Karena, mungkin, sudah menjadi tradisi kita apabila setelah lebaran akan bepergian ke objek pariwisata, Pantai Sungai Bakau, misalnya,” harapnya.
(zen/matakalteng.com).






















Discussion about this post