KUALA PEMBUANG – Belum ada ketetapan yang jelas baik dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah terkait kapan wabah Covid-19 akan berakhir. Prediksi-prediksi yang muncul mengatakan bahwa wabah Covid-19 akan berakhir pada bulan Juli atau September 2020.
Pembaruan data penyebaran Covid-19 per Minggu 5 April 2020 jumlah pasien yang positif di Kalimantan Tengah (Kalteng) berjumlah 19 orang dengan rincian 14 orang masih dirawat, 5 (lima) sembuh, dan Orang Dalam Pengawasan (ODP) 593 orang. Data tersebut menunjukkan bahwa pencegahan dan penanggulangan wabah Covid-19 di Kalteng belum maksimal.
Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Seruyan melalui Kepala Bidang (Kabid) Anggaran Megawati mengungkapkan Pemda mengupayakan langkah-langkah konkret dan terhitung ketika melakukan pencegahan dan penanggulang wabah Covid-19 di lapangan. Namun, Pemda tidak mungkin mampu melawan wabah Covid-19 tanpa dukungan atau partisipasi dari dinas-dinas terkait, terutama dalam hal pengadaan anggaran.
“Bisa dicek bagaimana upaya Pemda mencegah dan menanggulangi penyebaran Covid-19. Bagi kami, wabah ini merupakan pekerjaan yang tidak terduga. Oleh karena itu, dukungan dari pusat dan partisipasi dari dinas-dinas terkait terutama dalam hal pengadaan anggaran – berdasarkan perintah Bupati Seruyan soal penggeseran anggaran dan pengalihan belanja – maupun pemantauan di lapangan,” ungkapnya, Senin 6 April 2020.
Megawati menambahkan bahwa sebelum Bupati Seruyan mengeluarkan Surat Perintah perihal penggeseran anggaran tersebut, pihaknya sudah menerima Surat Edaran dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) melalui Tim Anggaran dan sudah melakukan pendiskusian yang intens.
“Surat Edaran tersebut kami terima melalui Tim Anggaran dan sudah kami diskusikan secara intens dengan Pj Sekda dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Seruyan yang waktu itu telah mengajuan pengalihan anggaran belanja untuk perlengkapan melawan wabah Covid-19,” tandasnya.
Pada kesempatan lain, Megawati berharap dan mengimbau kepada dinas terkait maupun masyarakat agar meningkatkan kinerja-kinerja di lapangan dan menjaga kesehatan di lingkungan sosial maupun keluarga guna mempercepat pemotongan mata rantai penyebaran wabah Covid-19.
(zen/matakalteng.com)






















Discussion about this post