PALANGKA RAYA – Jajaran BPBD Kota Palangka Raya secara intensif terus memantau debit air di sejumlah wilayah rawan banjir, untuk mengantisipasi potensi bencana banjir yang dapat terjadi. Tindakan ini diambil sebagai upaya pencegahan dan kesiapsiagaan menghadapi musim hujan yang masih berlangsung.
Plt Kepala BPBD Kota Palangka Raya, Hendrikus Satria Budi menyatakan bahwa pihaknya telah mengintensifkan pemantauan terhadap debit air sungai-sungai utama di wilayah setempat secara berkala untuk memastikan bahwa ketinggian air berada dalam batas aman.
“Peningkatan pemantauan ini dilakukan untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem yang dapat meningkatkan debit air sungai,” ujarnya, Jumat, 19 Januari 2024.
Dirinya menegaskan bahwa partisipasi masyarakat sangat penting dalam upaya mitigasi bencana banjir. Seluruh masyarakat Kota Palangka Raya diajak untuk tetap waspada dan mematuhi imbauan dari BPBD serta instansi terkait. Kerjasama dan kesiapsiagaan bersama sangatlah diperlukan dalam menghadapi potensi bencana.
“Masyarakat diminta untuk tetap mengikuti perkembangan informasi melalui kanal resmi BPBD Kota Palangka Raya dan mematuhi petunjuk serta peringatan yang diberikan. Dengan kesiapsiagaan dan kerjasama semua pihak, diharapkan risiko bencana banjir dapat diminimalkan,” imbaunya.
Masyarakat ditegaskan harus selalu siaga dalam segala kondisi cuaca untuk mencegah bencana yang tidak diinginkan. Warga harus mengambil tindakan atas keselamatan pribadi serta keluarga dan orang lain di sekitar. Kesiapsiagaan dan kewaspadaan pada lingkungan sekitar sangatlah penting untuk mengatasi dan meminimalkan risiko bencana.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post