PALANGKA RAYA – Selama 2023, sebanyak 61 kasus kebakaran bangunan, baik itu rumah maupun toko, berhasil ditangani Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Palangka Raya.
Kepala DPKP Palangka Raya, Gloriana Aden mengatakan, jika kebanyakan insiden kebakaran yang terjadi di Palangka Raya ini diakibatkan oleh adanya arus pendek atau korsleting listrik yang memicu percikan api yang membakar rumah.
Hal ini menunjukkan perlunya kesadaran akan pemeliharaan instalasi listrik dan kabel – kabel berusia tua pada sebuah bangunan untuk mencegah insiden kebakaran akibat adanya arus pendek terulang.
“Terkait arus pendek ini DPKP telah giat melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang tata cara penggunaan listrik yang aman serta pentingnya perawatan berkala pada instalasi listrik di rumah,” katanya, Minggu, 31 Desember 2023.
Dijelaskannya, jika saat ini masyarakat perlu pemahaman lebih dalam terkait langkah-langkah darurat yang harus diambil saat terjadi kebakaran.
Hal tersebut mencakup pengetahuan tentang penggunaan alat pemadam api ringan serta rencana evakuasi yang telah disusun dengan baik agar dapat mengurangi dampak dari kebakaran tersebut.
“DPKP Palangka Raya berkomitmen untuk terus meningkatkan upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran di wilayah tersebut. Dengan kolaborasi yang erat antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan insiden kebakaran di Palangka Raya dapat diminimalisir, menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi semua,” pungkasnya
(rzl/matakalteng)






















Discussion about this post