PALANGKA RAYA – Meskipun Palangka Raya saat ini sudah memasuki peralihan menuju musim hujan, namun kewaspadaan tetap diutamakan karena karhutla masih bisa saja terjadi. Pemerintah dan seluruh elemen masyarakat harus bekerja sama untuk mengantisipasi potensi kejadian kebakaran hutan dan lahan.
Seiring dengan peralihan musim, Palangka Raya tampak masih diselimuti kabut asap tipis. Ini menandakan masih adanya titik api yang belum sepenuhnya padam. Wakil Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Wahid Yusuf mengingatkan bahwa pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat tidak boleh lengah dalam mengantisipasi potensi kejadian karhutla.
“Meskipun BMKG memperkirakan akan terjadi musim hujan, intensitas hujan saat ini masih belum merata. Hal ini menyebabkan lahan masih kering dan rawan terjadi kebakaran,” ujarnya, Senin, 6 November 2023.
Wahid menambahkan bahwa meskipun saat ini telah ada beberapa kali hujan, namun lahan masih belum terlalu basah. Oleh karena itu, masyarakat dan pemerintah harus tetap waspada.
Dia juga mengapresiasi upaya pemerintah dan tim relawan selama puncak musim kemarau kemarin dalam menangani karhutla. Namun, upaya tersebut harus terus dipertahankan sampai tidak ada lagi titik api yang berpotensi karhutla.
“Semua pihak harus waspada dan mengambil peran aktif dalam mengantisipasi potensi terjadinya karhutla. Kita harus bekerja sama untuk menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah kerusakan yang tidak diinginkan,” pungkasnya.
(vi/matakalteng.com)






















Discussion about this post