PALANGKA RAYA – Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Palangka Raya, Muhammad Syahrun mengatakan, menjaga kerukunan antar umat beragama, menghargai perbedaan dan kebebasan menjalankan agama tanpa ada tekanan dan paksaan, adalah cermin memaknai kemerdekaan dari sudut pandang keagamaan.
Menurut Syahrun, kebebasan setiap umat beragama dalam menjalankan kegiatan ibadah, merupakan sesuatu yang telah menjadi satu kesatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.
Karenanya, tantangan ke depan dalam menjaga kemerdekaan NKRI, tidak lepas dari bagaimana seluruh elemen dapat meningkatkan persatuan dan kesatuan dalam kebersamaan. Terutama dalam bingkai antar umat beragama yang selama ini telah berjalan harmonis.
“Kelemahan selama ini, tidak sedikit masyarakat yang mudah terprovokasi dengan kepentingan tertentu, yang akhirnya merusak kerukunan beragama,” tukas Syahrun, Selasa 22 Agustus 2023.
Lanjutnya, segala bentuk provokasi harus dihindari, semuanya berpulang menyadari betapa beratnya perjuangan para pendahulu dalam meraih kemerdekaan yang didasari atas perbedaan, namun tetap satu.
Sementara itu jelasnya, bagaimana cara memupuk persatuan dan kesatuan bangsa dalam bingkai nasionalisme, maka tidak lain
peran strategis umat dalam menggerakkan moderasi beragama untuk mewujudkan kerukunan antar umat beragama.
“Harus disadari tugas penguatan kerukunan umat beragama di samping dilakukan oleh pemerintah, juga harus dilakukan oleh umat beragama. Termasuk para tokoh dan pemuka agama,” ujarnya menambahkan.
Adapun terkait bagaimana FKUB berpartisipasi dalam merawat kemerdekaan, dikatakan Syahrun pihaknya, dari FKUB Kota Palangka Raya, terus menjalankan berbagai program bagi semua pemeluk agama yang berorientasi untuk memberikan rasa aman nyaman, kepada seluruh pemeluk agama di Kota Palangka Raya.
“Salah satunya program sosialisasi moderasi beragama bagi tokoh agama dan tokoh masyarakat, yang dilaksanakan di semua kecamatan yang ada di Kota Palangka Raya. Ini salah satu upaya kami dalam memaknai HUT ke -78 RI tanggal 17 Agustus 2023,” pungkasnya.
(vi/matakalteng.com)






















Discussion about this post