PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota Palangka Raya melalui instansi terkait mulai melakukan pendataan anak-anak yang menjadi yatim, piatu, atau yatim piatu yang orangtuanya meninggal dunia akibat Covid-19.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya Emi Abriyani. Ia menyampaikan bahwa Wali Kota Palangka Raya telah menerbitkan surat pemberitahuan Nomor 613/RS-03/sos/IX/2021 tentang data anak yang orang tuanya meninggal akibat Covid-19 untuk disampaikan kepada lurah se-Kota Palangka Raya.
“Pengumpulan data itu nantinya digunakan untuk memberikan berbagai bantuan demi kelangsungan hidup si anak. Sejumlah poin utama dalam surat pemberitahuan tersebut merupakan tindak lanjut Surat Menteri Sosial Nomor S236/MS/C/HK.01/8/2021 tanggal 9 Agustus 2021 perihal data anak yang orang tuanya meninggal dunia akibat Covid-19,” jelas Emi yang juga merupakan Ketua Harian Tim Satgas Covid-19 Kota Palangka Raya, Jumat 17 September 2021.
Dia menambahkan pihaknya akan meminta kepada lurah se-Kota Palangka Raya agar melakukan pendataan anak yang orangtuanya meninggal karena Covid-19 dengan ketentuan umur anak 0 sampai 18 tahun. Selanjutnya data dimaksud dikirim kepada Wali Kota Palangka Raya melalui BPBD dalam bentuk soft copy.
“Data anak yang orang tuanya meninggal akibat Covid-19 itu akan diajukan ke Kementerian Sosial untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah. Kalau untuk bantuannya kita belum tahu dalam bentuk apa,” tambah Emi.
Disampaikan, untuk suksesi pendataan maka diperlukan sinergi dan koordinasi yang berkesinambungan antar dinas terkait hingga kementerian dan lembaga. Hal itu agar tidak ada data yang tumpang tindih.
Selain itu, diperlukan sinkronisasi dengan data Disdukcapil agar data-data anak berdasarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) bisa mendapatkan perhatian khusus dan skema bantuan sosial dari pemerintah, sehingga tepat sasaran.
“Bantuan ini akan disalurkan langsung Kementerian Sosial. Kita harapkan bantuan yang diberikan mampu berguna bagi anak-anak yang kehilangan orang tuanya,” harap Emi.
(vi/marakalteng.com)






















Discussion about this post