PALANGKA RAYA – Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin akan mengkaji serta mempertimbangkan rencana pemerintah pusat untuk mengadakan pembelajaran tatap muka (PTM).
Pasalnya saat ini kasus positif Covid-19 di Kota Cantik masih cukup tinggi, sehingga menjadi pertimbangan bagi pemerintah setempat untuk melaksanakan PMT. Terlebih dengan situasi pandemi yang masih sangat dinamis, maka acapkali regulasi untuk mempertimbangkan pembelajaran tatap muka selama ini dapat berubah setiap saat.
“Harus dipertimbangkan lebih dahulu sebelum PTM dilaksanakan. Terutama melalui pembahasan dengan dinas terkait lainnya,”ungkap Fairid, Selasa 20 April 2021.
Fairid juga mengungkapkan bahwa saat ini Tim Satgas Covid-19 Kota Palangka Raya terus melakukan kajian proses PTM. Terutama melihat kemampuan sekolah dalam menyiapkan penyediaan sarana dan prasarana protokol kesehatan (Prokes).
Terlepas dari semua itu Fairid menegaskan, semua rencana ini harus dikaji secara matang, sehingga tidak salah langkah dalam mengambil keputusan.
“Ibarat kata, ketika anak didik bersekolah, maka setidaknya orangtua merasa nyaman dan tenang, karena sesuatunya sudah dipersiapkan secara matang,” tegas Fairid.
Seperti yang diketahui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengeluarkan kebijakan yang menargetkan semua sekolah sudah melakukan kegiatan belajar mengajar tatap muka secara terbatas, dimana direncanakan dimulai pada Juli 2021 atau pada tahun ajaran baru 2021/2022 mendatang.
(vi/matakalteng.com)






















Discussion about this post