SAMPIT – Di hari jadi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke 76 tahun dan Hari Guru Nasional (HGN), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) berkomitmen akan lebih memperhatikan kesejahteraan para guru. Hal ini dikatakan oleh Bupati Kotim Halikinnor saat memimpin upacara peringatan hari jadi tersebut.
“Kami (Pemkab) akan memberikan perhatian khusus kepada para guru, terutama guru honorer yang ada di daerah terluar, terdepan, dan terpencil maupun yang telah mengabdi cukup lama. Karena mereka juga perlu kejelasan terutama bagi guru yang telah menghonor cukup lama, itu kami akan perhatikan. Salah satunya dengan mengangkat guru honorer tersebut menjadi tenaga kontrak,” katanya, Senin 13 Desember 2021.
Dengan begitu, kesejahteraan guru akan lebih baik, namun pengangkatan ini dilakukan secara bertahap. Sejauh ini, guru honorer insentifnya kecil. Dengan diangkat sebagai guru kontrak, setidaknya dapat membantu dari segi kesejahteraan. Pengangkatan guru kontrak menyesuaikan anggaran pemerintah setempat.
Hal senada juga diungkapkan Ketua PGRI Kotim sekaligus Kepala Dinas Pendidikan Kotim Suparmadi, pihaknya akan memperjuangkan kesejahteraan guru-guru. Menurutnya dengan kesejahteraan yang baik, maka guru akan menjalankan tugas dengan baik terutama dalam memberikan pendidikan kepada murid. “Kami PGRI akan memperjuangkan kesejahteraan guru-guru kita, semoga dapat terwujud,” ungkapnya.
Diklaim, saat ini fasilitas pendidikan seperti bangunan yang cukup baik dalam mendukung proses belajar mengajar siswa, sudah merata diseluruh wilayah Kotim. “Kalau untuk bangunan sudah merata, yang saat ini kami utamakan adalah kesejahteraan gurunya,” tutup Suparmadi..
(dev/matakalteng.com)





















Discussion about this post