NANGA BULIK – Pengajian Akbar dengan menghadirkan penceramah kharismatik Gus Yusuf Chudlori yang merupakan pengasuh Asrama Perguruan Islam (API) Pondok Pesantren Salafi Tegalrejo, Magelang, Jawa Tengah dilaksanakan di Masjid Awwaliyah kota Nanga Bulik Kabupaten Lamandau, Minggu 4 September 2022, malam.
Bupati Lamandau Hendra Lesmana bersama Ketua MUI, Ketua LPTQ, Camat, serta tokoh agama di daerah itu tampak hadir dalam pengajian yang mengundang antusias jamaah yang memadati halaman dan jalan raya di muka Masjid Awwaliyah Nanga Bulik.
“Sebenarnya saya hadir kesini untuk mengaji bersama KH Yusuf Chudlori, tetapi karena panitia meminta saya sambutan, Saya sampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pengurus Masjid Awwaliyah dan panitia yang mengadakan kegiatan ini. Pemerintah tentunya sangat mendukung kegiatan keagamaan sebagai salah satu upaya memperkuat ukhuwah diantara kita,” ungkap Hendra Lesmana dalam sambutannya.
Bupati menambahkan, selain bertujuan menambah keimanan dan ketaqwaan umat, pengajian tersebut diharapkan dapat memperkuat mental dan spiritual masyarakat, khususnya umat Islam di Lamandau dalam menghadapi situasi dan kondisi saat ini.
“Salah satu indikasi suatu daerah dinilai maju adalah memiliki masyarakat yang kuat secara spiritual, dengan kegiatan ini kita berharap senantiasa diberi kesehatan, kesabaran, kekuatan dan kemampuan untuk menjalani kehidupan dengan baik dan selalu dekat dengan Allah SWT,” ujarnya.
Terkait adanya kenaikan BBM, Bupati berharap masyarakat Lamandau dapat menyikapi dengan arif dan bijak akan adanya kebijakan pemerintah yang dapat menimbulkan dampak kenaikan bahan pokok di masyarakat.
“Pemerintah daerah akan berupaya agar kenaikan BBM tidak berdampak pada kenaikan harga barang, namun kita ketahui bahwa daerah kita ini tidak memiliki pelabuhan jadi harga barang yang berasal dari daerah lain pasti membutuhkan biaya trasportasi yang akan mengalami kenaikan dengan adanya kebijakan pemerintah tersebut,” jelasnya.
Untuk itu, lanjut Bupati, masyarakat Lamandau diimbau tetap tenang dan berusaha menekan kebutuhan yang tidak terlalu penting agar perekonomian tetap berjalan dengan baik.
Ditempat yang sama, penceramah asal Magelang Jawa Tengah, Gus Yusuf Chudlori juga mengajak masyarakat Lamandau untuk senantiasa menjaga ukhuwah dalam menghadapi kehidupan.
“Apapun masalahnya didunia ini, bila kita tetap menjaga silaturahmi diantara manusia, Insyaallah kita tetap bisa menjalani dengan baik,” kata Gus Yusuf dalam ceramahnya.
Selain kajian tentang silaturahmi, penceramah yang juga budayawan tersebut membahas tentang munculnya aliran-aliran islam yang bertentangan dengan ajaran Islam dan kehidupan masyarakat Indonesia. Dirinya juga berharap umat Islam di Lamandau menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan NKRI.
(btg/matakalteng.com)






















Discussion about this post