NANGA BULIK – Hujan yang mengguyur dengan intensitas cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir membuat debet air sungai Lamandau naik. Sebab itu, kepada warga masyarakat Kabupaten Lamandau khususnya yang tinggal di sekitar bantaran sungai, diimbau agar senantiasa waspada banjir.
Demikian disampaikan Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamandau, Edison Dewel, saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler, Jumat 17 Juni 2022.
“Sampai dengan siang ini, Tinggi Muka Air (TMA) pada STA Pantau Dermaga Batu Bisa berada pada level 410 cm, dengan status siaga. TMA tersebut, mengalami kenaikan sekitar 90 cm dibanding hari sebelumnya,” ungkapnya.
Dirinya menyebut, hingga saat ini belum ada laporan desa atau wilayah yang terendam banjir. Namun demikian, pihaknya secara berkala tetap melakukan pemantauan terhadap daerah-daerah yang masuk dalam titik rawan banjir.
“Pantauan rutin tetap kita lakukan. Kepada masyarakat jika memang ada wilayah yang mulai terendam banjir, bisa segera melapor agar bisa diambil tindakan cepat,” ujarnya.
Dijelaskan Edison, berdasarkan prasarana cuaca dari BMKG, sebagian wilayah Kalimantan Tengah, termasuk Kabupaten Lamandau masih akan diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga beberapa hari kedepan.
“Kita semua memang tidak mengharapkan adanya banjir, namun jika melihat intensitas hujan dalam beberapa hari belakangan ini potensi (banjir) tersebut ada. Karenanya kita imbau kepada warga agar tetap waspada,” kata Edison Dewel.
Selain itu, pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk menjaga anak-anaknya agar tidak bermain di sungai untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. “Kita saling menjaga dan waspada, semoga saja tidak terjadi banjir meskipun curah hujan tinggi,” pungkasnya.
(btg/matakalteng.com)





















Discussion about this post