NANGA BULIK – Pemenuhan kebutuhan listrik masyarakat menjadi salah satu prioritas pembangunan yang terus diupayakan oleh Pemerintah Kabupaten Lamandau. Karena diketahui hingga saat ini, masih terdapat sekitar 40 desa yang belum teraliri listrik di Bumi Bahaum Bakuba.
Baru-baru ini, Bupati Lamandau Hendra Lesmana melakukan kunjungan ke PT. PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (Kalselteng) di kota Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan.
Tujuan Bupati Lamandau tersebut adalah untuk melaksanakan rapat bersama General Manager PLN Unit Induk Wilayah Kalselteng, Tonny Bellamy bersama dengan jajaran UIW Kalselteng guna membahas perluasan jaringan di Kabupaten Lamandau.
Diketahui, berdasarkan Roadmap tahun 2022-2024, PT PLN dan Pemkab Kabupaten Lamandau akan melaksanakan pembangunan jaringan listrik di 6 Desa yang ada di 3 Kecamatan yakni Kecamatan Belantikan Raya, yaitu Desa Nanga Belantikan, Sungai Buluh, Tangga Batu dan desa Bayat.
Kemudian, desa Riam Panahan, Kecamatan Delang, dan Desa Batu Tambun Kecamatan Batang Kawa. Sedangkan untuk tahun 2023, Program Listrik desa akan masuk di Desa Batu Ampar, Lubuk Hiju, Sungkup, Padongatan, Balibi, Batu Tunggal, Nanga Kemujan, Tamiang, Toka, Sapondam, Nanga Koring dan desa Merambang.
Sedangkan, untuk tahun 2024 program listrik masuk desa akan dilaksanakan di Desa Sungai Tuat, Tanjung Beringin, Cuhai, Hulu Jajabo, Sekombulan, Kubung, Benakitan, Ginih, Kinipan, Mengkalang, Kawa, Karang Taba, Panopa, Nanga Matu, Bintang Managalih, Petarikan, Benuatan, Kahingai, Karang Besi, Karang Mas, Jemuat, Kina.
Disampaikan pihak PLN, bahwa dukungan Pemerintah Daerah Kabupaten Lamandau dan seluruh masyarakat sangat dibutuhkan agar dapat memfasilitasi dan mempermudah, sehingga progres listrik desa segera cepat terealisasi.
Saat dikonfirmasi, Bupati Hendra Lesmana mengatakan bahwa pihaknya menyambut baik dukungan PT. PLN terhadap Kabupaten Lamandau atas kerjasama yang terjalin dengan baik serta kemudahan pembangunan kelistrikan di Lamandau.
“Dengan adanya pertemuan ini lebih dapat mempererat silaturahmi, adapun poin penting pada pertemuan tersebut yaitu terkait peningkatan pelayanan listrik di Kabupaten Lamandau,” ungkapnya.
Ditambahkan Bupati, bahwa perluasan wilayah yang belum terlayani listrik ditargetkan rampung pada tahun 2022-2024 khusus Desa-desa yang belum sama sekali merasakan manfaat aliran listrik PT PLN.
“Dari 88 desa dan kelurahan di Kabupaten Lamandau, saat ini masih ada 40-an desa yang belum teraliri listrik PLN, dengan pengerjaan Gardu induk nanga bulik sekarang maka ditargetkan jaringan listrik tahun 2022 ini bertambah 6 desa, tahun 2023 bertambah 12 desa dan tahun 2024 bertambah 22 desa,” bebernya.
Artinya, tahun 2024 nanti Pemkab Lamandau mentargetkan semua desa sudah teraliri listrik. “Kita juga berharap masyarakat untuk membantu mempermudah dan melancarkan proses pembangunan jaringan tersebut, seperti persoalan lahan dan tanam tumbuh yang dilewati,” pungkasnya.
(Btg/matakalteng.com)









<
<
< 