NANGA BULIK – Bencana banjir yang melanda wilayah Kabupaten Lamandau tak hanya merendam akses jalan dan perumahan warga. Sejumlah fasilitas umum juga mulai terendam air. Termasuk Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Dharma Lamandau yang berencana menghentikan distribusi air ke pelanggan yang berada di wilayah Kecamatan Sematu Jaya. Hal itu seperti disampaikan Direktur PDAM Lamandau, Zulkarnain, Senin 6 September 2021.
“Dalam beberapa hari terakhir debet air terus naik. Dan karena lokasi mesin PDAM di Sematu Jaya sangat dekat dengan sungai, maka juga tak luput dari banjir,” ungkapnya.
Dijelaskannya, mulai hari ini semua alat yang menggunakan aliran listrik akan dimatikan untuk menghindari bahaya yang tidak diinginkan karena terendam banjir.
“Untuk sementara waktu sampai menunggu air surut, distribusi air bersih ke pelanggan juga akan dihentikan. Karena mesin kita yang di Sematu Jaya bukan mesin yang bisa berada di dalam air, maka rentan kerusakan jika terendam air,” ujarnya.
Dirinya menyebut, setidaknya ada sekitar 96 pelanggan di sekitaran Desa Batu Hambawang yang distribusi airnya akan terganggu.
“Sementara, untuk distribusi air di wilayah Bulik, sampai saat ini tidak ada masalah dan masih sangat aman,” pungkasnya.
(Btg/hab/matakalteng.com)






















Discussion about this post