NANGA BULIK – Bulan Ramadan dimanfaatkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Lamandau untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan bagi seluruh insan pendidikan. Kegiatan nyata yang dilaksanakan adalah program Pendidikan Penguatan Karakter (PPK). Tidak hanya guru, kegiatan ini juga melibatkan para siswa sekolah jenjang PAUD, TK, SD dan SMP.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Dikbud Lamandau, H Abdul Kohar, usai menyerahkan dana bantuan untuk rumah ibadah di Desa Sungai Mentawa Kecamatan Bulik Kabupaten Lamandau, Senin 10 Mei 2021.
“Pendidikan karakter menjadi salah satu yang harus diterapkan agar para siswa dapat berkarakter baik. Salah satu program yang kita laksanakan di bulan suci Ramadahan ini adalah Pendidikan Penguatan Karakter atau PPK,” ungkapnya.
Melalui PPK, Abdul Kohar mengajak warga sekolah baik para siswa maupun guru untuk saling berbagi. Dikbud Kabupaten Lamandau berupaya mengumpulkan sumbangan baik infak maupun sedekah yang akan disalurkan ke masjid dan gereja.
Ia menyebut, kegiatan PPK itu digulirkan sejak tanggal 6 sampai 8 Mei 2021, dan terkumpul dana sekitar Rp 100 juta dari seluruh warga sekolah dari jenjang TK sampai SMP.
“Infak dan sedekah dari warga sekolah yang dihimpun melalui kegiatan PPK kita salurkan ke tempat-tempat ibadah. Hari ini khusus untuk Kecamatan Bulik kita salurkan ke 2 masjid, 1 mushola dan 1 gereja,” imbuhnya.
Abdul Kohar menambahkan, penyaluran dana hasil infak dan sedekah dari warga sekolah tersebut secara proporsional di serahkan kepada sejumlah masjid dan gereja yang ada di Kabupaten Lamandau.
“Kegiatan PPK itu tujuannya tidak lain adalah untuk memberikan pelajaran kepada peserta didik akan pentingnya kita berbagi dan berjiwa sosial, karena kalau kita masing-masing tidak kelihatan hasilnya, maka kita himpun agar terkoordinir dengan baik” jelasnya.
Diketahui, pembangunan Masjid Nurul Khusnul Khatimah Desa Sungai Mentawa mendapatkan bantuan dana Rp.12.500.000,- hasil dari pengimpulan infak dan sedekan kegiatan PPK.
(btg/matakalteng.com)






















Discussion about this post