NANGA BULIK – Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Lamandau kembali bertambah. Dua orang warga kembali dinyatakan positif berdasarkan hasil swab. Keduanya diduga memiliki riwayat kontak langsung dengan pasien positif dengan kasus 04.
“Informasi yang kami terima, ada lagi penambahan dua warga Kabupaten Lamandau yang terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil swab,” kata Ketua gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Lamandau H Hendra Lesmana, Senin 1 Juni 2020 malam.
“Dua orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil uji sampel swab itu memiliki riwayat kontak langsung dengan pasien positif Covid-19 nomor 04 warga kecamatan Bulik,” imbuhnya.
Diketahui, berdasarkan hasil tracking tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Lamandau, 34 orang telah menjalani pengambilan sampel swab pada 30 Mei 2020 lalu.
“Dari pengambilan sampel swab terhadap warga yang memiliki riwayat kontak langsung dengan pasien positif Covid-19, hasil uji sampel swab untuk 22 orang telah keluar, dan dua orang diantaranya terkonfirmasi positif Covid-19,” ujar Hendra Lesmana yang juga Bupati Lamandau itu.
Dua orang tersebut, lanjut Dia, terdiri dari seorang laki-laki berusia 23 tahun dan seorang perempuan berusia 58 tahun.
Dengan adanya tambahan 2 pasien positif baru, kata Hendra lagi, jumlah total kasus positif Covid-19 di Kabupaten Lamandau hingga 1 Juni 2020 bertambah menjadi 13, dan 2 diantaranya telah dinyatakan sembuh.
“Dua orang yang baru dinyatakan positif Covid-19 ini, akan diambil tindakan isolasi, observasi dan perawatan sementara di RSUD Lamandau,” jelasnya.
Dengan terus bertambahnya kasus positif Covid-19 di Kabupaten Lamandau ini, Hendra meminta masyarakat untuk tetap tenang dan selalu mematuhi anjuran pemerintah terkait pencegahan penyebaran virus corona di Bumi Bahaum Bakuba.
“Penambahan kasus positif ini menjadi warning bagi kita semua untuk tetap waspada dan patuh terhadap anjuran pemerintah, namun tidak perlu takut dengan berlebihan,” harapnya.
(btg/matakalteng.com)






















Discussion about this post