NANGA BULIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau terus berupaya maksimal dalam memastikan setiap bantuan yang mengalir kepada masyarakat pada masa pandemi corona saat ini dapat tersalurkan dengan baik dan tepat sasaran.
Bupati Lamandau H Hendra Lesmana beberapa waktu lalu menginstruksikan kepada seluruh camat agar meminta kepala desa mampu menjaga transparansi data penerima bantuan, yakni dengan memasang atau menampilkan daftar penerima setiap bantuan pada papan pengumuman di kantor desa atau tempat umum lainnya.
“Tujuannya demi terwujudnya transparansi atas penyaluran bantuan yang telah digulirkan oleh pemerintah, baik pusat maupun daerah di tengah pandemi Covid-19,” ujar Bupati Hendra Lesmana.
Camat Bulik H Abdul Kohar mengatakan, hingga saat ini sudah ada sejumlah desa di Kecamatan Bulik yang melaksanakan instruksi Bupati tersebut. Ia mengapresiasi dan berterima kasih kepada jajaran Pemdes atau kelurahan yang sudah memampang daftar nama penerima bantuan.
“Beberapa desa sudah menampilkan daftar penerima berbagai program bantuan sosial di dinding kantor yang bisa dibaca semua warga yang ingin mengetahuinya, sehingga kecil kemungkinan terjadi salah sasaran karena setiap warga dapat melihat dan turut mengawasi,” ujarnya, Rabu 20 Mei 2020.
Tentu saja, lanjut Dia, data yang tersaji ini akan selalu dievaluasi tentang ketepatannya. Dengan ditampilkan di tempat umum maka diharapkan masukkan dari berbagai pihak untuk program yang lebih baik ke depannya.
“Iya evaluasi akan terus dilakukan, untuk meminimalkan kesalahan penyaluran bantuan, maka pihak Pemdes dan kelurahan memberi tanda dengan stabilo pada nama penerima yang dalam 1 KK menerima lebih dari 1 jenis bantuan ataupun kondisi terkini dianggap mampu/kaya,” jelasnya.
Dalam proses perbaikan data tambah Abdul Kohar, perlu kekompakan masyarakat untuk menyamakan persepsi dan kesadaran untuk mendapatkan data yang terbaik.
“Untuk desa lain yang belum melaksanakan imbauan terkait penampilan daftar nama penerima bantuan, diharapkan segera memasangnya,” tukas Kohar.
(bg/matakalteng.com)






















Discussion about this post