NANGA BULIK – Bupati Lamandau, H Hendra Lesman meminta kepada para camat, dan kepala desa agar selalu berkoordinasi dan sinkronisasi dalam pelaksanaan pembangunan.
“Sinkronisasi dan koordinasi adalah kata yang mudah diucapkan, tetapi sulit untuk dilakukan, untuk itu harus dilakukan secara berkala terutama untuk penyelarasan program atau kegiatan Pemerintah daerah dengan pemerintah kecamatan dan desa,” ujar H Hendra Lesmana saat membuka rapat kerja (raker) Camat, kepala desa, serta ketua DPD se Kabupaten Lamandaudi Gedung Pertemuan Umum (GPU) Lantang Torang, Rabu 22 Januari 2020.
Dikatakan Hendra, bahwa camat dan kepala desa adalah kepanjangan tangan dari Bupati, untuk itu harus meningkatkan peran nya masing-masing sebagai seorang pejabat daerah yang memiliki kewenangan atribut yang melekat.
Yang tidak kalah penting, lanjut Hendra, adalah maraknya aduan masyarakat penyelenggaraan pengelolaan keuangan desa kepada aparat penegak hukum.
“Terkait hal tersebut, saya berharap agar kepala desa, perangkat desa dan BPD dapat menjaga keharmonisan dalam penyelenggaraan pemerintah desa serta mengutamakan musyawarah dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapi,” ucapnya.
“Koordinasikan juga dengan camat dan Bupati terkait permasalahan yang secara khusus untuk pengambilan kebijakan yang bersifat prinsip,” katanya.
Sementara itu, Kepala DPMD Lamandau, Muriadi mengatakan, bahwa kegiatan ini diikuti oleh seluruh camat, Kepala desa dan kepala DPD se- Kabupaten Lamandau. “Sebanyak 181 orang peserta, terdiri dari seluruh camat, kepala desa dan kepala OPD di Kabupaten Lamandau,” katanya.
Turut hadir dalam raker ini, Wakil Bupati Lamandau, Riko Porwanto, Ketua DPRD, M Bashar, Pj Sekda H Masrun, Dandim 1017/Lmd Letkol Inf Hafes Is Jafrin, Kepala OPD serta sejumlah perwakilan Forkopimda.
(btg/matakalteng.com)
















Lamandau
Lamandau
Lamandau


Discussion about this post