• Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
Selasa, 9 Juni 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Mata Kalteng
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
Mata Kalteng
  • News
  • Daerah
  • Legislatif
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom

Beranda » Drainase Tersumbat dan Kesadaran Warga Jadi Sorotan di Tengah Banjir Perkotaan Kotim

Drainase Tersumbat dan Kesadaran Warga Jadi Sorotan di Tengah Banjir Perkotaan Kotim

Selasa, 19 Mei 2026
in Kotawaringin Timur
A A
Foto:BPBD/MATA KALTENG - Pembersihan drainase yang tersumbat yang menyebabkan banjir di Kota Sampit, 19 Mei 2026.

Foto:BPBD/MATA KALTENG - Pembersihan drainase yang tersumbat yang menyebabkan banjir di Kota Sampit, 19 Mei 2026.

Share on FacebookShare on Twitter

SAMPIT – Banjir yang melanda sejumlah kawasan perkotaan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mulai menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Selain dipicu tingginya curah hujan pada masa pancaroba, buruknya sistem drainase dan minimnya kesadaran masyarakat disebut menjadi salah satu penyebab utama genangan air sulit surut.

 

Baca juga berita lainnya

Kotim Kekurangan Ratusan Relawan Damkar, Disdamkarmat Target Bentuk REDKAR di Seluruh Kecamatan

Peresmian REDKAR Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kebakaran di Kotim

Pancasila dan Data Ekonomi Jadi Fondasi Membangun Kotim yang Lebih Maju

Turnamen Mandiri Jadi Panggung Pembinaan Pemain Muda dan Penggerak Ekonomi Warga

Ketua DPRD Kotim, Rimbun mengatakan, pemerintah daerah sebenarnya telah berupaya maksimal melakukan penanganan banjir melalui pembersihan drainase dan normalisasi saluran air. Namun di lapangan masih ditemukan berbagai kendala.

 

“Yang pasti perlu sinergi antara pemerintah daerah, stakeholder dan masyarakat. Karena ketika pemerintah melakukan pembersihan drainase, ada juga masyarakat yang keberatan,” kata Rimbun, Selasa 19 Mei 2026.

 

Ia mengungkapkan, salah satu kendala terbesar adalah banyaknya bangunan seperti warung maupun rumah toko yang berdiri di atas drainase sehingga menghambat aliran air.

 

“Ada warung-warung atau bangunan yang berdiri di atas drainase. Ketika ingin dibuka untuk normalisasi, ada yang menolak bahkan meminta ganti rugi kalau bangunannya rusak,” ujarnya.

 

Menurutnya, kondisi tersebut membuat upaya pemerintah dalam memperlancar aliran drainase menjadi tidak maksimal.

 

“Kalau saluran air tertutup dan tidak bisa dibersihkan, otomatis air tidak mengalir dengan baik dan akhirnya meluap ke jalan maupun permukiman,” katanya.

 

Rimbun menegaskan, penanganan banjir tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah daerah tanpa adanya dukungan masyarakat.

 

“Pemerintah pasti akan memaksimalkan pelayanan, tetapi masyarakat juga harus ikut menjaga lingkungan dan mendukung kebijakan pemerintah,” tegasnya.

 

Ia pun mengajak masyarakat mulai membiasakan kerja bakti membersihkan saluran air di sekitar rumah masing-masing agar sampah tidak menyumbat drainase.

 

“Jangan sampai drainase penuh sampah lalu pemerintah yang terus disalahkan. Kita semua punya tanggung jawab menjaga lingkungan,” ujarnya.

 

Rimbun menyebut, beberapa titik banjir terparah di kawasan perkotaan berada di wilayah Baamang dan sekitar Jalan Cilik Riwut yang banyak dipenuhi bangunan di atas drainase.

 

“Terutama di kawasan Cilik Riwut dan beberapa titik lainnya yang drainasenya tertutup bangunan,” katanya.

 

Selain banjir perkotaan, ia juga menyoroti banjir di wilayah hulu Kotim yang dipicu naiknya debit dua sungai sekaligus.

 

“Kalau di daerah hulu itu air naik sampai 50 sampai 70 sentimeter karena ada pertemuan debit dua sungai,” ujarnya.

 

Sementara itu, Wakil Bupati Kotim, Irawati mengatakan, pemerintah daerah terus melakukan penanganan darurat untuk mempercepat surutnya genangan di wilayah perkotaan.

 

Ia mengungkapkan, pihaknya bahkan harus melibatkan tokoh masyarakat dan Dewan Adat Dayak (DAD) untuk membantu mediasi dengan warga yang menolak pembongkaran penutup drainase.

 

“Kami dibantu DAD dan RT karena ada masyarakat yang tidak mau penutup drainasenya dibuka. Padahal itu untuk kepentingan orang banyak,” kata Irawati.

 

Menurutnya, satu drainase yang tersumbat dapat menyebabkan air meluap dan kembali menggenangi kawasan lainnya.

 

“Kalau drainasenya tidak lancar, air akan kembali lagi ke tengah kota dan tidak bisa mengalir keluar,” ujarnya.

 

Sebagai langkah penanganan sementara, Pemerintah Kabupaten Kotim telah mengajukan peminjaman pompa penyedot air kepada Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan II.

 

Pompa tersebut nantinya digunakan untuk menyedot genangan air di kawasan perkotaan yang memiliki elevasi rendah sehingga air sulit mengalir secara alami.

 

“Satu pompa kapasitasnya sekitar 250 liter per detik. Mudah-mudahan ini bisa membantu mengurangi genangan air di perkotaan,” jelasnya.

 

Selain itu, pemerintah daerah juga mulai mempertimbangkan peningkatan status menjadi tanggap darurat banjir mengingat banjir masih terjadi di sejumlah wilayah Kotim hingga daerah Dapil V.

 

“Kami masih koordinasi dengan BMKG untuk melihat perkembangan cuaca sebelum menetapkan status tanggap darurat,” katanya.

 

Irawati menyebut, kawasan Tanjung Jariangau dan Bawan menjadi wilayah dengan genangan cukup tinggi mencapai sekitar 75 sentimeter dan mulai merendam sejumlah fasilitas umum.

 

Sementara di wilayah kota, genangan mulai berangsur surut meski masih terdapat rumah-rumah warga di dataran rendah yang terendam air setinggi tumit orang dewasa.

Untuk penanganan jangka panjang, Irawati menilai Kotim membutuhkan pembangunan drainase besar seperti yang ada di Jalan Ahmad Yani maupun MT Haryono Sampit.

 

“Kalau tidak dibangun drainase besar seperti itu, banjir akan terus berulang setiap hujan deras dan air pasang,” ujarnya.

 

Ia juga menyoroti rendahnya kesadaran masyarakat dalam membuang sampah yang menyebabkan drainase dipenuhi sampah plastik dan lumpur.

 

“Waktu kami turun ke lapangan, di dalam drainase banyak sekali sampah plastik yang menyumbat aliran air,” katanya.

 

Karena itu, ia berharap dukungan DPRD melalui program pokok pikiran (pokir) untuk membantu pembangunan dan perbaikan drainase di kawasan perkotaan.

 

“Yang paling utama saat ini adalah pembenahan drainase di wilayah kota dulu. Mudah-mudahan anggota dewan juga bisa membantu melalui pokirnya,” pungkasnya.

 

(dia/matakalteng)

 

Share3Tweet2SendShareShareSendScan
ad-space
Previous Post

Kodim 1015/Sampit Gelar Bakti Kesehatan di Pasir Putih, Dandim Ajak Warga Sambut Kehadiran Yonif TP 923 Mentaya

Next Post

Kapasitas Pesawat Tetap Full 180 Penumpang, Super Air Jet Kurangi Bagasi Gratis

Berita Terkait

Kotawaringin Timur

Kotim Kekurangan Ratusan Relawan Damkar, Disdamkarmat Target Bentuk REDKAR di Seluruh Kecamatan

Senin, 1 Juni 2026
Kotawaringin Timur

Peresmian REDKAR Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kebakaran di Kotim

Senin, 1 Juni 2026
Kotawaringin Timur

Pancasila dan Data Ekonomi Jadi Fondasi Membangun Kotim yang Lebih Maju

Senin, 1 Juni 2026
Kotawaringin Timur

Turnamen Mandiri Jadi Panggung Pembinaan Pemain Muda dan Penggerak Ekonomi Warga

Minggu, 31 Mei 2026
Kotawaringin Timur

Tantangan Era Digital Jadi Sorotan, Pesantren Dinilai Benteng Pembentukan Karakter Generasi Muda

Sabtu, 30 Mei 2026
Kotawaringin Timur

Raih WTP Ke-12 Beruntun, Bukti Komitmen Pemkab Kotim Kelola Keuangan Secara Transparan

Jumat, 29 Mei 2026
Load More
Next Post

Kapasitas Pesawat Tetap Full 180 Penumpang, Super Air Jet Kurangi Bagasi Gratis

Kadin Sebut Kehadiran Super Air Jet Jadi Simbol Kemajuan dan Kepercayaan Investor

Videotron Museum Kayu Sempat Terbakar Akibat Dugaan Korsleting, Kini Kembali Normal

Pinjaman Ratusan Juta Berujung Gugatan, Pasutri di Sampit Seret Oknum Polisi ke Meja Hijau

Gubernur Kalteng Minta Maaf soal Polemik Marka Jalan Biru di Palangka Raya

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

Polda Kalteng Ungkap 121 Kasus Kejahatan Jalanan Selama 2026, 233 Tersangka Berhasil Diamankan

Sabtu, 30 Mei 2026

Raih WTP Ke-12 Beruntun, Bukti Komitmen Pemkab Kotim Kelola Keuangan Secara Transparan

Jumat, 29 Mei 2026

Gubernur Kalteng Lantik Sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Selasa, 26 Mei 2026

Damkar Kotim Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran di Gang Mutiara, Dugaan Sementara Korsleting Listrik

Sabtu, 23 Mei 2026

Kapasitas Pesawat Tetap Full 180 Penumpang, Super Air Jet Kurangi Bagasi Gratis

Selasa, 19 Mei 2026

Drainase Tersumbat dan Kesadaran Warga Jadi Sorotan di Tengah Banjir Perkotaan Kotim

Selasa, 19 Mei 2026

  • Hakim Nyatakan Penangkapan Tidak Sah, Rudiyanto Resmi Bebas dari Tahanan

    12225 shares
    Share 4890 Tweet 3056
  • TPP Bukan Hak bagi ASN

    5948 shares
    Share 2379 Tweet 1487
  • Ini Jadwal Libur Siswa saat Bulan Ramadhan

    4268 shares
    Share 1707 Tweet 1067
  • 317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH

    3798 shares
    Share 1519 Tweet 950
  • Satgas PKH Dari Jakarta Akan Mendarat di Sampit, Tinjau Penyitaan Lahan Perusahaan Nakal

    3617 shares
    Share 1447 Tweet 904
  • Kunjungi Kalteng, Kasum TNI Pantau Langsung Penyitaan Lahan Satgas Garuda di Kotim

    2782 shares
    Share 1113 Tweet 696
  • PT HMBP dan Polda Kalteng Didenda Rp 335 Juta

    2363 shares
    Share 945 Tweet 591
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK.
TENTANG KAMI  |  PEDOMAN  |  DISCLAIMER
KEBIJAKAN PRIVASI  |  KONTAK
© 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PT RAJA DIGITAL MEDIA
JL. BUMI RAYA I, PERUM.ZAHRANA, RT.01/RW.01
KEL. BAAMANG BARAT, KEC. BAAMANG
SAMPIT, KOTAWARINGIN TIMUR, KALIMANTAN TENGAH
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini

COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK