SAMPIT – Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Raihansyah menyampaikan bahwa arus penumpang bus di Terminal Patih Rumbih mulai mengalami peningkatan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Hal itu disampaikannya usai pembukaan Posko Pantauan Arus Mudik dan Arus Balik di terminal tersebut, Jumat malam, 13 Maret 2026.
Menurut Raihansyah, kenaikan jumlah penumpang sudah mulai terlihat sejak sekitar satu minggu terakhir. Kondisi tersebut menjadi indikator awal meningkatnya mobilitas masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik.
“Kalau khusus di terminal ini, dari satu minggu yang lalu sudah ada kenaikan penumpang sekitar 5 sampai 10 persen. Hampir setiap bus yang datang penumpangnya selalu penuh,” kata Raihansyah, Sabtu 14 Maret 2026.
Ia menjelaskan, peningkatan jumlah penumpang diperkirakan terus terjadi hingga mendekati Hari Raya Idul Fitri. Bahkan, pihaknya memprediksi lonjakan penumpang dapat mencapai 30 hingga 40 persen menjelang hari keberangkatan puncak mudik.
“Prediksi kami sampai dengan H-1 nanti peningkatan penumpang bisa mencapai sekitar 30 sampai 40 persen,” ujarnya. Namun demikian, tingkat kepadatan penumpang pada setiap bus juga bergantung pada kapasitas kendaraan yang digunakan oleh masing-masing perusahaan angkutan.
“Kalau di bus itu kapasitasnya berbeda-beda. Ada bus yang kapasitasnya 40 penumpang, ada yang 30, ada juga yang 45. Jadi jumlah penumpang yang terangkut tergantung dari kapasitas busnya,” jelasnya.
Raihansyah menambahkan, berdasarkan hasil rapat koordinasi bersama Tim Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), puncak arus mudik melalui jalur darat di Terminal Patih Rumbih diperkirakan terjadi beberapa hari sebelum Lebaran. “Berdasarkan hasil rapat bersama tim LLAJ yang terdiri dari Satlantas, Dishub dan juga dari PU, kami memperkirakan puncak arus mudik di terminal darat ini terjadi sekitar H-3,” katanya.
Ia menjelaskan, waktu tersebut diperkirakan menjadi puncak keberangkatan karena sebagian besar masyarakat sudah mulai memasuki masa libur menjelang Lebaran. “Biasanya masyarakat sudah mulai libur sekitar hari Senin dan Selasa. Jadi kemungkinan peningkatan signifikan terjadi mulai hari Rabu sampai Kamis menjelang Hari Raya,” ungkapnya.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang tersebut, Dinas Perhubungan Kotim bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan di Terminal Patih Rumbih. Posko pantauan juga disiagakan guna memastikan kelancaran arus mudik dan arus balik. Selain pemantauan jumlah penumpang, petugas juga melakukan pemeriksaan kelayakan kendaraan serta pengawasan terhadap operasional bus agar perjalanan masyarakat tetap aman dan nyaman.
Raihansyah berharap seluruh pihak dapat bekerja sama menjaga kelancaran arus transportasi darat selama masa mudik Lebaran sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan selamat hingga tujuan. “Melalui posko ini kita ingin memastikan pelayanan transportasi berjalan baik, kendaraan layak jalan, dan masyarakat bisa melakukan perjalanan mudik dengan aman dan nyaman,” pungkasnya.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post