SAMPIT — Rencana pembenahan besar-besaran terhadap Taman Kota Sampit semakin dimatangkan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Ruang publik yang selama ini menjadi pusat aktivitas warga tersebut akan ditata ulang agar tampil lebih terbuka, nyaman, dan multifungsi. Pemkab menargetkan, taman ini dapat menjadi ruang rekreasi sekaligus area olahraga yang benar-benar ramah bagi masyarakat.
Bupati Kotim Halikinnor menyampaikan bahwa perbaikan akan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pembongkaran pagar hingga peningkatan fasilitas pendukung.
“Pagarnya akan kita bongkar, trotoarnya kita benahi agar benar-benar menjadi tempat berolahraga dan tempat keluarga bersantai. Nantinya juga akan ada lampu bermain seperti di Palangka Raya, meski ukurannya lebih kecil,” ujarnya, Kamis 11 Desember 2025.
Sebagai bagian dari persiapan pengerjaan, kegiatan car free day (CFD) di kawasan taman akan dipindahkan sementara. Langkah ini diperlukan untuk memberikan ruang yang cukup bagi proses revitalisasi, karena pengerjaan fisik membutuhkan area kerja yang tidak terganggu aktivitas publik.
Pemerintah juga menilai pemindahan ini menjadi kesempatan memperkenalkan ruang terbuka lain yang telah dibangun, termasuk Terowongan Nur Mentaya yang kini cukup diminati warga.
Penataan ulang taman kota ini sebelumnya telah masuk dalam agenda pembangunan dan ditargetkan mulai direalisasikan pada tahun 2026. Revitalisasi meliputi perbaikan jalur pedestrian, penataan fasilitas ruang bermain, serta peningkatan pencahayaan untuk kenyamanan malam hari.
Pemerintah berharap wajah taman yang baru dapat meningkatkan kualitas interaksi sosial dan menjadi ruang publik yang benar-benar hidup.
Selain mempercantik estetika kota, penataan tersebut juga diharapkan berdampak pada peningkatan aktivitas masyarakat mulai dari olahraga, rekreasi, hingga kegiatan komunitas. Pemkab menegaskan bahwa ruang publik yang tertata tidak hanya memperindah kota, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup warganya.
“Saya meminta doa dan dukungan masyarakat agar rencana ini dapat terwujud dalam waktu dekat,” pesan Bupati.
Dengan revitalisasi ini, Sampit diharapkan memiliki lebih banyak ruang terbuka yang inklusif, nyaman, dan dapat diakses semua kalangan.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post