SAMPIT – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Sampit memastikan seluruh kapal penumpang yang beroperasi dalam kondisi laik laut. Langkah ini dilakukan melalui kegiatan ramp check atau pemeriksaan kelaiklautan kapal yang digelar di Pelabuhan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kamis 13 November 2025.
Kepala KSOP Kelas II Sampit, Hotman Siagian, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian penting dalam menjaga keselamatan pelayaran selama periode angkutan akhir tahun.
“Kami ingin memastikan kapal penumpang benar-benar siap beroperasi, baik dari sisi teknis, administrasi, maupun keselamatan. Semua fasilitas dan alat keselamatan kami periksa satu per satu, termasuk lifeboat yang hari ini telah diuji coba dan berfungsi dengan baik,” ujarnya, Kamis 13 November 2025.
Dalam kegiatan tersebut, Hotman turut memantau langsung proses pemeriksaan terhadap KM Dharma Ferry VI milik PT Dharma Lautan Utama (DLU). Pemeriksaan dilakukan setelah kapal selesai menurunkan penumpang dan kendaraan, sebelum kembali diberangkatkan menuju Surabaya.
Tim Marine Inspector dari KSOP Sampit memeriksa berbagai aspek penting sesuai ketentuan keselamatan pelayaran. Pemeriksaan meliputi kondisi mesin dan sistem kemudi kapal, perlengkapan komunikasi serta navigasi, hingga fasilitas keselamatan seperti jaket pelampung, sekoci penyelamat, dan alat pemadam kebakaran.
Selain itu, seluruh dokumen kapal juga diteliti untuk memastikan kelengkapan administrasi dan izin operasional.
“Dari hasil evaluasi tim pemeriksa keselamatan kapal, KM Dharma Ferry VI dinyatakan laik laut dan siap melayani angkutan penumpang pada masa Natal dan Tahun Baru 2025/2026. Tidak ditemukan temuan yang berarti,” terang Hotman.
Ia menambahkan, operator kapal juga telah menjadwalkan docking atau pemeliharaan rutin pada awal Desember mendatang. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kapal tetap dalam kondisi prima saat menghadapi lonjakan penumpang.
“Kami mengapresiasi operator yang proaktif melakukan perawatan. Hal ini sejalan dengan semangat kami dalam memastikan keselamatan pelayaran tetap terjaga,” ucapnya.
Hotman menegaskan, kegiatan ramp check yang dilakukan KSOP Sampit merupakan tindak lanjut dari Instruksi Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor IR-DJPL 4 Tahun 2025 tentang Uji Kelaiklautan Kapal Penumpang Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Melalui kegiatan ini, pihaknya ingin memastikan seluruh operator pelayaran mematuhi ketentuan keselamatan secara konsisten.
“Kami berharap seluruh kru kapal memberikan pelayanan yang profesional dan humanis, agar perjalanan laut selama Nataru berlangsung aman, lancar, dan nyaman bagi penumpang,” tegas Hotman.
Sementara itu, Manager PT Dharma Lautan Utama (DLU) Cabang Sampit, Hendrik Sugiharto, menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan pemeriksaan yang dilakukan KSOP.
Ia menilai kegiatan tersebut penting untuk menjamin keselamatan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap transportasi laut.
“Alhamdulillah, hasil pemeriksaan menunjukkan semua alat keselamatan, komunikasi, dan navigasi kami berfungsi dengan baik. Ini menjadi bukti kesiapan kami dalam melayani masyarakat selama angkutan Natal dan Tahun Baru,” ujar Hendrik.
Menurutnya, keselamatan penumpang adalah prioritas utama PT DLU.
“Kami ingin memastikan setiap perjalanan berlangsung aman dan nyaman. Komitmen kami adalah memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat pengguna jasa transportasi laut,” pungkasnya.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post