SAMPIT – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kini resmi dipimpin oleh Ady Candra, menggantikan pejabat sebelumnya Jumberi. Serah terima jabatan (Sertijab) dilaksanakan di Aula Kantor Dinas Kominfo Kotim, disaksikan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kotim, Umar Kaderi.
Plt Sekda Kotim Umar Kaderi menyampaikan apresiasi atas dedikasi pejabat sebelumnya serta harapan besar terhadap kepemimpinan baru di lingkungan Dinas Kominfo. Menurutnya, Kominfo memiliki peran strategis sebagai corong pemerintah daerah dalam menyampaikan pesan-pesan pembangunan kepada masyarakat.
“Alhamdulillah hari ini kita telah melaksanakan serah terima jabatan dari Pak Jumberi kepada Pak Ady Candra. Ini adalah tindak lanjut dari pelantikan tanggal 31 Oktober 2025. Kominfo ini adalah corong pemerintah daerah untuk menyampaikan pesan-pesan pembangunan, baik pembangunan kesehatan, pendidikan, maupun bidang lainnya,” ujar Umar, Selasa 4 November 2025.
Ia menegaskan pentingnya membangun komunikasi yang baik antara pemerintah daerah dan masyarakat agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam penyampaian informasi. Menurutnya, Dinas Kominfo perlu memperkuat kolaborasi dengan insan media, baik media cetak, elektronik, maupun daring.
“Kami berharap tidak ada miss komunikasi antara pesan pembangunan dengan masyarakat. Dinas Kominfo harus memastikan seluruh informasi bisa tersampaikan dengan baik, dan kami juga berharap rekan-rekan media turut membantu pemerintah dalam menyebarkan pesan-pesan pembangunan tersebut,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Kotim yang baru, Ady Candra, menyatakan siap melanjutkan berbagai program yang telah dirintis sebelumnya. Ia menegaskan langkah awal yang akan dilakukan adalah konsolidasi internal untuk memperkuat koordinasi dan memastikan seluruh program berjalan sesuai rencana.
“Langkah pertama saya adalah melakukan konsolidasi internal. Besok saya akan mengumpulkan para kepala bidang dan staf untuk membahas program serta kegiatan yang belum terlaksana. Setelah itu, saya juga akan bersilaturahmi ke seluruh media, dimulai dari PWI dan organisasi wartawan lainnya,” kata Ady.
Sebagai pejabat baru, Ady juga menyiapkan program yang lebih terbuka dan partisipatif dalam membangun komunikasi publik. Ia berencana menggelar kegiatan kopi morning bersama awak media untuk berdiskusi secara santai tentang kondisi dan arah pembangunan daerah.
“Saya ingin komunikasi kita tidak hanya formal. Rencananya akan ada kopi morning dengan rekan-rekan media, di mana kita bisa berdiskusi santai tentang Kotim ke depan. Saya sudah sampaikan hal ini ke Pak Sekda, dan beliau siap hadir jika jadwalnya sudah ditentukan,” ungkapnya.
Lebih jauh, Ady juga menegaskan komitmennya untuk menuntaskan persoalan daerah blankspot di seluruh wilayah Kotim. Menurutnya, pemerataan akses informasi dan teknologi merupakan bagian penting dari misi besar Kominfo dalam memperkuat konektivitas antarwilayah.
“Saya berkomitmen agar 168 desa, 17 kecamatan, dan 17 kelurahan di Kotim tidak lagi masuk kategori blankspot. Kami akan melakukan koordinasi internal untuk menentukan langkah strategis, serta menggandeng pihak penyedia layanan dan provider untuk mempercepat pemasangan BTS,” tegasnya.
Ia juga meminta dukungan dari seluruh pihak, termasuk insan media, agar program kerja Dinas Kominfo berjalan efektif dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Saya siap menerima kritik dan masukan dari semua pihak demi kemajuan Kotim. Karena saya percaya, komunikasi yang baik akan membawa perubahan positif,” tutupnya.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post