SAMPIT – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menerima penghargaan atas komitmennya dalam keterbukaan informasi publik.
Kepala Bapperida Kotim, Alang Arianto, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas apresiasi tersebut, sekaligus menegaskan komitmen pihaknya untuk terus meningkatkan transparansi dalam perencanaan pembangunan daerah.
“Prinsipnya, Bapperida dikenal dari sisi riset dan inovasi, terutama dalam memberikan keterbukaan informasi kepada masyarakat terkait inovasi daerah dan perencanaan pembangunan. Kadang memang ada dokumen yang sulit diakses, tetapi setelah disepakati dalam rencana tahunan, kami sampaikan ke masyarakat agar mereka bisa memberikan masukan setiap tahun terhadap rencana lima tahunan ke depan,” kata Alang, Selasa 4 November 2025.
Ia menjelaskan, penghargaan tersebut menjadi pengingat penting bagi lembaga pemerintah untuk terus menjalankan amanat Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik.
Menurutnya, selama ini masih ada anggapan bahwa informasi pembangunan merupakan hal yang tertutup, padahal pemerintah daerah wajib memberikan akses seluas-luasnya kepada masyarakat sesuai aturan yang berlaku.
“Sebenarnya bagi OPD, manfaatnya besar. Dulu seolah-olah informasi itu sesuatu yang tidak boleh diketahui publik, padahal kita ini lembaga publik. Misalnya di Dinas PU banyak proyek pembangunan yang seharusnya masyarakat sudah tahu sejak awal. Dengan begitu, masyarakat bisa memahami dan mendukung program pemerintah, bukan malah berprasangka,” ujarnya.
Alang juga menegaskan bahwa keterbukaan informasi dapat mengurangi kesalahpahaman antara pemerintah dan masyarakat. Ia menilai, dengan transparansi, masyarakat dapat menilai dan memberi masukan terhadap rencana pembangunan secara objektif.
“Kadang kita merasa apa yang kita lakukan sudah baik, tapi bagi orang luar belum tentu. Di situlah pentingnya keterbukaan agar tidak ada saling curiga. Dengan ini, masyarakat bisa tahu rencana pembangunan kita, sementara kendalanya hanya tinggal di anggaran. Kalau anggarannya tersedia, tentu kita laksanakan,” tutupnya.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post