SAMPIT – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Kotawaringin Timur, Hj. Khairiah Halikinnor, Amk, memimpin kegiatan pembinaan TP-PKK Kecamatan Baamang tahun 2025. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat peran PKK di tingkat kecamatan dan desa dalam melaksanakan 10 Program Pokok PKK secara berjenjang dan terarah.
Dalam sambutannya, Hj. Khairiah menyampaikan rasa syukur karena dapat kembali berkumpul bersama jajaran pengurus PKK kecamatan dan kelurahan dalam suasana kebersamaan dan semangat pelayanan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa pembinaan ini merupakan bagian penting dari sistem kerja organisasi PKK yang menekankan sinergi, konsistensi, serta pembinaan dari tingkat kabupaten hingga desa.
“Kami tekankan kembali bahwa tugas utama TP-PKK Kecamatan adalah membina PKK Desa dan Kelurahan. Mulai dari merencanakan, menggerakkan, hingga memotivasi agar 10 Program Pokok PKK benar-benar terlaksana di lapangan,” ujar Khairiah, Jumat 10 Oktober 2025.
Menurutnya, kemitraan yang terjalin antara PKK dengan pemerintah daerah harus terus dipelihara dan ditingkatkan. Hal itu karena PKK merupakan mitra strategis pemerintah yang berperan besar dalam mempercepat capaian pembangunan, khususnya di bidang kesejahteraan keluarga, kesehatan, pendidikan, dan ekonomi masyarakat.
“TP-PKK adalah mitra pemerintah yang mempercepat capaian pembangunan. Untuk itu, kami berharap dukungan penuh dari Bapak Camat dan kepala SOPD terkait agar Gerakan PKK dapat berjalan sukses di lapangan,” tegasnya.
Khairiah juga menyoroti sejumlah fokus gerakan PKK di Kotim tahun 2025, antara lain peningkatan derajat kesehatan keluarga, pemberantasan rumah tidak layak huni, serta penguatan ekonomi keluarga melalui program Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Menurutnya, penguatan ekonomi keluarga menjadi salah satu kunci untuk menciptakan kemandirian dan ketahanan sosial di tengah masyarakat.
“Melalui pelatihan, pendampingan, dan inovasi produk lokal, kita ingin keluarga-keluarga di Kotim semakin berdaya. UMKM yang tumbuh dari lingkungan keluarga adalah pondasi ekonomi kerakyatan,” ungkapnya.
Di akhir kegiatan, Hj. Khairiah mengajak seluruh kader PKK di Kecamatan Baamang untuk terus bekerja dengan semangat relawan, profesional, dan penuh keikhlasan. Ia menekankan bahwa gerakan PKK bukan sekadar program organisasi, tetapi juga wujud nyata kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Mari kita laksanakan amanah ini dengan penuh keikhlasan dan profesionalisme, mengutamakan sifat relawan yang peduli pada kesejahteraan keluarga di Kotim,” tutupnya penuh semangat.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post