SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) resmi melantik 109 pejabat yang terdiri dari Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT), administrator, dan pengawas. Prosesi pelantikan berlangsung di Gedung Serbaguna Sampit pada Rabu 8 Oktober 2025.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kotim, Kamarudin Makalepu, menyampaikan bahwa pelantikan kali ini merupakan tahap pertama dari rangkaian pelantikan pejabat yang akan dilakukan.
“Kita telah melaksanakan pelantikan mulai dari JPT, administrator, dan pengawas. Jumlahnya ada 109. Seperti yang disampaikan Bupati tadi, ini masih tahap pertama. Jadi akan ada pelantikan berikutnya sesuai ketentuan, karena pejabat yang dilantik saat ini hanya bergeser dan belum mengisi jabatan JPT yang kosong. Untuk mengisinya nanti akan dilaksanakan seleksi terbuka,” jelas Kamarudin, Rabu 8 Oktober 2025.
Ia memaparkan, dalam pelantikan kali ini terdapat delapan pejabat eselon II yang bergeser posisi, serta 25 pejabat administrator. Jabatan camat termasuk dalam kategori administrator, begitu juga kepala bagian, sekretaris, dan kepala bidang. Dari total pejabat yang dilantik, terdapat empat camat yang berganti, yaitu Camat Mentaya Hilir Selatan, Teluk Sampit, Seranau, dan Parenggean.
“Untuk jabatan pimpinan tinggi (JPT) yang kosong masih sama seperti sebelumnya, ada 14 jabatan yang belum terisi. Saat ini kita masih melakukan pengisian pejabat sejajar karena mutasi, jadi belum menambah jumlah pejabat pimpinan tinggi pratama,” terangnya.
Kamarudin menambahkan, beberapa posisi JPT yang kosong memiliki karakteristik berbeda, termasuk jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) dan Inspektur yang akan lowong pada bulan depan. Oleh karena itu, Pemkab Kotim akan melaksanakan seleksi terbuka untuk mengisi kekosongan tersebut secara transparan dan kompetitif.
“Seleksi terbuka nanti akan diumumkan ke publik untuk mengundang seluruh pejabat yang memenuhi syarat agar bisa berkompetisi secara sehat. Saat ini kita masih menunggu pembentukan panitia seleksi yang harus mendapatkan persetujuan dari BKN. Setelah dinyatakan memenuhi syarat atau direkomendasikan, baru kita bentuk panitia seleksi dan menetapkan jadwal tahapan seleksi,” jelasnya.
Kamarudin berharap proses pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama dapat berjalan lancar dan menghasilkan pejabat yang kompeten serta berintegritas tinggi untuk mendukung kinerja pemerintah daerah.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post