SAMPIT – Peringatan HUT ke 80 Republik Indonesia di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk meneguhkan komitmen membangun daerah. Bupati Kotim H. Halikinnor menegaskan sejumlah program prioritas, mulai dari sektor kesehatan, pendidikan, hingga infrastruktur.
“Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT karena atas rahmat dan hidayah-Nya kita bisa merayakan kemerdekaan ini. Kemerdekaan yang kita nikmati adalah hasil perjuangan panjang para pahlawan. Sudah sepatutnya kita melanjutkan perjuangan itu dengan membangun Indonesia yang maju, adil, sejahtera, dan berdaulat, khususnya di Kotim,” ucap Halikinnor, Minggu 17 Agustus 2025.
Ia menjelaskan, di sektor kesehatan pemerintah membuka peluang investasi. Dua rumah sakit swasta, yakni RS Muhammadiyah dan RS Priyama, akan segera dibangun untuk mengurangi beban RSUD dr. Murjani Sampit yang selama ini kewalahan melayani pasien akibat jumlah penduduk yang besar serta aktivitas perkebunan dan pertambangan.
Sementara di bidang pendidikan, pemerintah memastikan seluruh siswa mendapat akses pendidikan yang layak. Upaya itu ditempuh dengan peningkatan sarana dan prasarana agar anak-anak bisa belajar lebih nyaman dan berkualitas.
Tidak hanya itu, Halikinnor juga menyinggung pemasangan penerangan jalan umum (PJU) di Jalan Pemuda dan Jalan Pramuka sebagai prioritas karena menjadi akses utama warga Sampit. Target penyelesaian proyek ini Oktober 2025, namun diharapkan lebih cepat rampung.
“Dalam waktu dekat, Markas Komando Resort Militer (Korem) 102/Panju Panjung akan dipindahkan dari Palangka Raya ke Sampit. Langkah strategis ini akan memberi dampak besar terhadap keamanan dan perekonomian daerah,” tambahnya.
Di akhir pidatonya, Bupati Halikinnor menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan dalam menyukseskan peringatan HUT RI, termasuk pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka), pembina, dan pelatih. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, dunia usaha, dan pemerintah untuk terus bergotong royong demi kemajuan Kotim. “Semoga segala upaya kita mendapat ridho Allah SWT,” tutupnya.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post