SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar kegiatan lomba Gema Muharram dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1447 Hijriyah. Kegiatan yang dipusatkan di Komplek Masjid Agung Wahyu Al Hadi dan Islamic Center Sampit ini resmi dibuka oleh Bupati Kotim Halikinnor, Sabtu 28 Juni 2025.
“Alhamdulillah kita semua dalam keadaan sehat walafiat. Mari kita manfaatkan waktu yang tersisa dalam hidup ini dengan sebaik-baiknya, dengan giat belajar, bekerja, beribadah, serta membantu membangun bangsa. Karena waktu itu ibarat pedang, jika tidak digunakan dengan baik, maka akan melukai diri kita sendiri,” ujar Halikinnor, Sabtu 28 Juni 2025. Dia mengajak seluruh masyarakat, terutama generasi muda, untuk menjadikan momentum tahun baru Islam ini sebagai refleksi dan titik balik menuju perbaikan iman, akhlak, dan ketaqwaan.
Dengan demikian, kehidupan pribadi, keluarga, dan masyarakat akan semakin berkualitas. “Melalui kegiatan Gema Muharram ini, mari kita rubah kebiasaan lama yang tidak bermanfaat agar tidak kita ulangi di tahun ini. Semoga tahun ini jauh lebih baik dari tahun kemarin dan membawa banyak manfaat,” tambahnya. Halikinnor juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut.
“Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Kotim menyampaikan terima kasih setinggi-tingginya atas terselenggaranya pembukaan lomba Gema Muharram dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1447 Hijriah tahun 2025 ini,” ucapnya. Sementara itu, Ketua Panitia Kurniawan Wibowo dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini akan berlangsung selama dua hari, yakni pada 28–29 Juni 2025.
Dia menyebutkan ada tiga cabang lomba yang dipertandingkan, yaitu ceramah agama Islam, adzan, dan mewarnai gambar. “Peserta yang telah mendaftar sebanyak 433 orang. Lomba ceramah agama Islam diikuti 36 pelajar SD, 15 pelajar SMP, dan 17 pelajar SMA. Untuk lomba adzan terdiri dari 97 peserta SD, 29 peserta SMP, dan 14 peserta SMA. Sedangkan lomba mewarnai diikuti 61 anak TK A, 58 anak TK B, serta 106 siswa SD kelas 1 sampai 3,” jelas Kurniawan.
Dia menambahkan, kegiatan ini bertujuan menggali potensi generasi muda dalam bidang keislaman serta mendidik mereka menjadi pribadi yang berakhlak mulia dan sopan santun. Adapun pembiayaan kegiatan ini bersumber dari hibah Pemerintah Kabupaten Kotim kepada Panitia Hari Besar Islam (PHBI). “Terima kasih kami sampaikan kepada semua pihak yang telah membantu pelaksanaan kegiatan ini. Kami juga mohon maaf apabila terdapat kekurangan dalam persiapannya,” pungkasnya.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post