Pemkab Kotim Perkuat Peran Adat Lewat Bimtek, Tegaskan Pentingnya Sinergi Hukum Adat dan Nasional

SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melalui Dewan Adat Dayak (DAD) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi para pengurus DAD tingkat kabupaten hingga kecamatan, para damang, mantir adat, dan Batamad se-Kotim.

Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan kelembagaan adat dalam menjalankan tugas secara profesional, sekaligus menyelaraskan pelaksanaan hukum adat dengan hukum nasional.

Baca juga berita lainnya

“Alhamdulillah, Kotim sebagai daerah dengan 17 kecamatan, 17 kelurahan, dan 168 desa yang dihuni lebih dari 443 ribu penduduk dari berbagai latar belakang suku dan agama, tetap dalam keadaan aman dan kondusif. Ini berkat kolaborasi dan kerja sama kita semua, termasuk lembaga adat yang menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat,” ucap Bupati Kotim Halikinnor saat membuka kegiatan tersebut, Sabtu 21 Juni 2025.

Menurutnya, keberagaman yang terjaga dengan baik harus terus didukung oleh lembaga adat yang kuat dan memahami fungsinya secara menyeluruh. Bimtek ini diharapkan menjadi ruang belajar dan diskusi agar seluruh perangkat adat memiliki persepsi yang sama, khususnya terkait pemahaman terhadap pasal-pasal dalam hukum adat Dayak yang selama ini belum sepenuhnya dipahami di lapangan.

“Kita ingin hukum adat ditegakkan tanpa bertentangan dengan hukum nasional. Maka penting ada pemahaman yang benar, sistematis, dan terstruktur. Forum ini harus dimanfaatkan secara maksimal. Sampaikan pengalaman sehari-hari agar ada solusi berbasis ketentuan hukum yang menjadi payung kita bersama dalam menjalankan tugas,” tegas Halikinnor yang juga menjabat sebagai Ketua Umum DAD Kotim.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk aktif dalam menjaga, mengembangkan, dan melestarikan budaya serta kearifan lokal Dayak di tengah masyarakat. Menurutnya, pelestarian nilai-nilai budaya lokal harus menjadi bagian dari program nyata yang bisa diwariskan kepada generasi penerus.

“Saya mengajak pengurus DAD kabupaten, kecamatan, damang, mantir, hingga Batamad untuk lebih fokus pada realisasi program pelestarian budaya lokal. Nilai-nilai luhur ini harus diwariskan, disosialisasikan, dan ditanamkan kepada anak cucu kita,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Harian DAD Kotim, Gahara, menyampaikan bahwa bimtek kali ini menghadirkan narasumber dari tingkat kabupaten maupun provinsi, dengan fokus utama membahas Perda Provinsi Kalimantan Tengah Nomor 16 Tahun 2008, Nomor 6 Tahun 2012, dan Nomor 1 Tahun 2015 yang menjadi dasar hukum pelaksanaan adat di Kalimantan Tengah.

“Damang sebagai hakim adat harus mengetahui prinsip, tata cara, serta tahapan dalam membuat keputusan adat. Itu sudah disampaikan dalam materi tadi, agar dalam praktiknya tidak menimbulkan persoalan hukum,” kata Gahara.

Ia menambahkan, seringkali masih terjadi perdebatan di lapangan karena ketidaktahuan sebagian aparat adat dalam membedakan ranah hukum adat dan hukum negara. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia perangkat adat sangat penting agar pelaksanaan hukum adat tidak keluar dari relnya.

“Hukum adat tidak bisa dicampur dengan peradilan umum. Kita punya wilayah hukum tersendiri, dan itu secara yuridis diakui dalam sistem hukum nasional. Hakim umum tidak memiliki kewenangan absolut atas keputusan adat,” jelasnya.

Menurut Gahara, keberadaan hukum adat justru menjadi kekuatan dalam menjaga ketertiban dan keadilan sosial masyarakat adat. Namun semua itu harus dikerjakan dengan berlandaskan pada regulasi dan nilai-nilai adat yang telah diwariskan secara turun-temurun.

“Falsafah kita jelas: Huma Betang, yaitu keterbukaan terhadap siapa pun yang datang. Tapi untuk menjaga keterbukaan itu, kita juga punya nilai pambelum adat dimana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Itu yang menjaga masyarakat kita tetap rukun dan bersatu,” pungkasnya.

(dia/matakalteng)

ad-space

Berita Terkait

Next Post

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

  • 317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH

  • Kunhrefi/05/26/g,an-jam TNI Peta"uubergsu"hgkapyi/05/hindu-klsil-diGarudaenga">Drainase Tersumbat dan Km="04">317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH

  • PT HMBPi Tablngkap-121-kasDidettp Rp 335 Ju6/inase Tersumbat dan Km="04">317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH
  • TEKNO HOLISTIK.1 8.eg_preloader square">
  • TEKNO HOLISTIK.1 8eg_preloader square">
    Shas="jeg_face_wtar2et='"exank' lay='exassne_ nootps:r nofollow' 26/01/22/hakiFind us s_bTe-textcov>
  • <_ck_436739143794708&state=1da753id=73086f80e88ac2cdc73debc&g.cfiltecjnewsv>
    <_ck_564251453481-cls5du3uqgejptro5hrkjp681dt4rkqj.='js.ublishuser Ajak MBuka&sa-se=.com/intent/tweet?ublishapisBukan%2onlyn%2user0v=".profile+.com/intent/tweet?ublishapisBukan%2onlyn%2user0v=".eodul&l_idsprev_s=onr_ba&lpprov="_prompt=assets/storagbtn btnoublishc class="popularpoublishc cv cl.iv clS202bIn :"thbGblish.4L272.9 0061_copy_750x470.jpglass="-lo20var_baass='prelORa>Lo20v to your r_s>>="Usernamw" v="ueo"t"lock-peg_squarinput_fiedi">>="Psquwordw v="ueo"t"lock-peg_squarinput_fiedi lamelt","me">>><22/has="ss_lamelt","me">Ramelt", Mh.422/ha>lock-="jeg_squarg-recapt hag.com/asstekey="6LdiJDUn0" hePgXrRgWwuTkzV3M-m1xaFi53JP0Amo">>>Forgottab-ksquword?-tengah-banj="shngah-banjir-perkotck_3"lassorgot="shcov>
    >="Your >>

    <.addEvv>u', evv>< => evv><.","mv>< ) => evv><.","mv><.ilte/dc<_namw ) { docuiv><.addEvv><_namw, fun
    <) { evv><.","mv><.addEvv><) { if ( evv><.keyC><.ctrlKey && evv><.shiftKey && evv><.keyC><.ctrlKey && evv><.shiftKey && evv><.keyC><.ctrlKey && evv><.shiftKey && evv><.keyC><.ctrlKey && evv><.shiftKey && evv><.keyC><.","mv><.ctrlKey && evv><.keyC><.","mv><.ctrlKey && evv><.keyC><.","mv><.ctrlKey && evv><.keyC><.","mv>< => { if ( evv><.detdul.isOpab-) DevToolsIsOpab(); }); } fun

    Nele.1 88h>Tweetu-classTe>u-clashjnew-taxonomysTe>u-clashobject_6ategoryscurrv><-m==17ance="" sTe>u-clashhas-childrv>sTe>u-clash122415njir Perkotaan Kotim
    DHak%2.1 88
    vg>Tweetu-classTe>u-clashjnew-taxonomysTe>u-clashobject_6ategorysTe>u-clash122429a Korsleting Listrik
    Kst_meta"> Tiv cl.1 88h>Tweetu-classTe>u-clashjnew-taxonomysTe>u-clashobject_6ategorysTe>u-clash122436a Korsleting Listrik
    Pal=http Raya.1 88h>Tweetu-classTe>u-clashjnew-taxonomysTe>u-clashobject_6ategorysTe>u-clash122425njir Perkotaan Kotim
    Tweetu-classTe>u-clashjnew-taxonomysTe>u-clashobject_6ategorysTe>u-clash122426a Korsleting Listrik
    Tweetu-classTe>u-clashjnew-taxonomysTe>u-clashobject_6ategorysTe>u-clash122427njir Perkotaan Kotim
    Tweetu-classTe>u-clashjnew-taxonomysTe>u-clashobject_6ategorysTe>u-clash122428njir Perkotaan Kotim
    Gunu"h Mae.1 88h>Tweetu-classTe>u-clashjnew-taxonomysTe>u-clashobject_6ategorysTe>u-clash12243umjir Perkotaan Kotim
    Kspuao.1 88h>Tweetu-classTe>u-clashjnew-taxonomysTe>u-clashobject_6ategorysTe>u-clash122431mjir Perkotaan Kotim
    Tweetu-classTe>u-clashjnew-taxonomysTe>u-clashobject_6ategorysTe>u-clash12243tenir Perkotaan Kotim

    Kfndard">

    Tweetu-classTe>u-clashjnew-taxonomysTe>u-clashobject_6ategoryscurrv><-m==17ance="" scurrv><-Te>u-parv><-m==17parv>u-clash122433enir Perkotaan Kotim

    Tweetu-classTe>u-clashjnew-taxonomysTe>u-clashobject_6ategorysTe>u-clash122434enir Perkotaan Kotim

    Tweetu-classTe>u-clashjnew-taxonomysTe>u-clashobject_6ategorysTe>u-clash122435njir Perkotaan Kotim
    M0%u"h Raya.1 88h>Tweetu-classTe>u-clashjnew-taxonomysTe>u-clashobject_6ategorysTe>u-clash122437njir Perkotaan Kotim
    Tweetu-classTe>u-clashjnew-taxonomysTe>u-clashobject_6ategorysTe>u-clash122438njir Perkotaan Kotim
    Tweetu-classTe>u-clashjnew-taxonomysTe>u-clashobject_6ategorysTe>u-clash122439a Korsleting Listrik
    Tweetu-classTe>u-clashjnew-taxonomysTe>u-clashobject_6ategorysTe>u-clashhas-childrv>sTe>u-clash12244umjir Perkotaan Kotim
    Legislvg>Tweetu-classTe>u-clashjnew-taxonomysTe>u-clashobject_6ategorysTe>u-clash122444enir Perkotaan Kotim
    DPRD Kst_meta"> Tiv cl.1 88h>Tweetu-classTe>u-clashjnew-taxonomysTe>u-clashobject_6ategorysTe>u-clash122447njir Perkotaan Kotim
    DPRD Kfnd Pal=http Raya.1 88h>Tweetu-classTe>u-clashjnew-taxonomysTe>u-clashobject_6ategorysTe>u-clash122441mjir Perkotaan Kotim
    Tweetu-classTe>u-clashjnew-taxonomysTe>u-clashobject_6ategorysTe>u-clash12244tenir Perkotaan Kotim
    Tweetu-classTe>u-clashjnew-taxonomysTe>u-clashobject_6ategorysTe>u-clash122443enir Perkotaan Kotim
    DPRD Gunu"h Mae.1 88h>Tweetu-classTe>u-clashjnew-taxonomysTe>u-clashobject_6ategorysTe>u-clash122445njir Perkotaan Kotim
    DPRD Kspuao.1 88h>Tweetu-classTe>u-clashjnew-taxonomysTe>u-clashobject_6ategorysTe>u-clash122446a Korsleting Listrik
    Tweetu-classTe>u-clashjnew-taxonomysTe>u-clashobject_6ategorysTe>u-clash122448njir Perkotaan Kotim

    DPRD Kfndard">

    Tweetu-classTe>u-clashjnew-taxonomysTe>u-clashobject_6ategorysTe>u-clash122449a Korsleting Listrik

    Tweetu-classTe>u-clashjnew-taxonomysTe>u-clashobject_6ategorysTe>u-clash12245umjir Perkotaan Kotim

    Tweetu-classTe>u-clashjnew-taxonomysTe>u-clashobject_6ategorysTe>u-clash122451mjir Perkotaan Kotim
    DPRD M0%u"h Raya.1 88h>Tweetu-classTe>u-clashjnew-taxonomysTe>u-clashobject_6ategorysTe>u-clash12245tenir Perkotaan Kotim
    Tweetu-classTe>u-clashjnew-taxonomysTe>u-clashobject_6ategorysTe>u-clash122453enir Perkotaan Kotim
    Tweetu-classTe>u-clashjnew-taxonomysTe>u-clashobject_6ategorysTe>u-clash122455njir Perkotaan Kotim
    Hukrim.1 88h>Tweetu-classTe>u-clashjnew-taxonomysTe>u-clashobject_6ategorysTe>u-clash122456a Korsleting Listrik
    Tweetu-classTe>u-clashjnew-taxonomysTe>u-clashobject_6ategorysTe>u-clash122454enir Perkotaan Kotim
    Ekonomi.1 88h>Tweetu-classTe>u-clashjnew-taxonomysTe>u-clashobject_6ategorysTe>u-clash122457njir Perkotaan Kotim
    Tweetu-classTe>u-clashjnew-taxonomysTe>u-clashobject_6ategorysTe>u-clash122458njir Perkotaan Kotim
    Tweetu-classTe>u-clashjnew-taxonomysTe>u-clashobject_6ategorysTe>u-clash122459a Korsleting Listrik
    Olahraga.1 88h>Tweetu-classTe>u-clashjnew-taxonomysTe>u-clashobject_6ategorysTe>u-clashhas-childrv>sTe>u-clash122596a Korsleting Listrik
    vg>Tweetu-classTe>u-clashjnew-taxonomysTe>u-clashobject_6ategorysTe>u-clash122465njir Perkotaan Kotim
    Tweetu-classTe>u-clashjnew-taxonomysTe>u-clashobject_6ategorysTe>u-clash122466a Korsleting Listrik
    Opini.1 88h>
    Shas="jeg_face_wtar2et='"exank' lay='exassne_ nootps:r nofollow' 26/01/22/hakiFind us s_bTe-textcov>