SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor menyatakan komitmennya untuk mendukung program hilirisasi yang dicanangkan pemerintah pusat. Ia menegaskan pemerintah daerah siap menyiapkan regulasi yang dibutuhkan agar proses investasi berjalan lebih cepat dan efisien.
“Kalau kita di daerah ini mempersiapkan apa yang perlu secara regulasi, maka hilirisasi bisa dilaksanakan. Selama ini kita ekspor barang mentah, padahal kalau diolah jadi barang jadi, nilainya bisa melonjak sampai sepuluh kali lipat,” ujar Halikinnor, Senin 9 Juni 2025.
Ia menambahkan, dalam proses hilirisasi, pemerintah bukan pihak yang membangun industri, melainkan dunia usaha. Namun, pemda berperan penting dalam memfasilitasi kemudahan investasi, mulai dari perizinan hingga kesiapan infrastruktur.
“Kalau kita menunggu saja, investor bisa saja ragu karena pertimbangan pelabuhan kita memadai atau tidak. Contoh di Mentaya Seberang, investasi di sana bisa mencapai Rp16–17 triliun. Artinya, banyak hal yang harus dipertimbangkan,” jelasnya.
Selain hilirisasi, Halikinnor juga menyinggung soal pentingnya reboisasi. Ia mengatakan, pihaknya telah mengajukan rencana pengurukan untuk mendukung kegiatan tersebut agar sejalan dengan pembangunan yang ramah lingkungan.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post