SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur menyatakan siap menerima program Sekolah Rakyat dari pemerintah pusat. Bupati Kotim Halikinnor menyebutkan bahwa pihaknya telah menyiapkan fasilitas sementara di Islamic Center dan Asrama Haji dengan kapasitas 192 orang sebelum dibangunnya gedung baru.
“Kami sangat berharap Kotim mendapatkan kesempatan pertama untuk menerapkan program ini karena banyak masyarakat kita yang tidak mampu membutuhkan Sekolah Rakyat,” ujar Halikinnor, Selasa 13 Mei 2025. Dia menjelaskan, pihaknya juga telah menyiapkan lahan seluas 5,9 hektare di Lingkar Utara, melebihi standar pemerintah pusat yang hanya meminta minimal 5 hektare.
“Untuk fasilitasnya sementara bisa menggunakan Asrama Haji yang cukup memadai,” katanya. Menurut Halikinnor, program Sekolah Rakyat ini menyasar anak-anak tidak mampu di jenjang SMA. Selain pendidikan gratis, program ini juga mencakup perbaikan rumah orang tua siswa dan modal usaha bagi keluarga yang terpilih.
“Ini menjadi langkah penting dalam penanggulangan kemiskinan. Dengan program ini, 100 kepala keluarga kita harapkan bisa terangkat dari kemiskinan,” tegasnya. Untuk pendataan peserta, pihaknya akan melakukan verifikasi ketat agar program ini benar-benar tepat sasaran. “Kita akan memprioritaskan anak-anak yang putus sekolah di jenjang SMA karena selama ini mereka kesulitan melanjutkan pendidikan akibat ekonomi maupun jarak sekolah yang jauh,” tutup Halikinnor.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post