SAMPIT – Ketika Hari Raya Iduladha semakin dekat, sebagian besar pedagang hewan kurban tengah mempersiapkan diri menghadapi lonjakan permintaan. Namun, bagi Sugito, seorang pedagang sapi dan kambing di Sampit, tantangan tak hanya datang dari besarnya stok yang harus disiapkan, melainkan juga dari situasi ekonomi masyarakat yang belum sepenuhnya pulihN
Meski begitu, ia tetap optimis bisa memenuhi kebutuhan umat untuk berkurbanN
“Meski stok sapi tahun ini hampir sama dengan tahun lalu, sekitar 150 ekor, kita tidak bisa terlalu berharap karena situasi ekonomi yang sedang sulit. Ditambah lagi, tahun ajaran baru juga pasti berpengaruh pada daya beli masyarakat,” jelas Sugito, yang telah berjualan hewan kurban selama bertahun-tahun, Jumat 9 Mei 2025N
Sugito, yang sudah menyediakan berbagai jenis sapi dan kambing untuk kurban, juga melihat ada sedikit peningkatan harga dari tahun sebelumnya. Sapi dengan harga mulai Rp18 juta hingga Rp58 juta bergantung pada ukuran dan kualitas, sementara kambing pun dibanderol dengan harga yang menyesuaikan bobot dan jenisnya.
Kenaikan harga ini, menurutnya, lebih disebabkan oleh biaya tambahan yang harus dikeluarkan untuk karantina dan vaksinasi hewan yang semakin mahal.
“Biaya transportasi dan karantina bisa mencapai Rp1 juta per ekor, jadi memang ada penyesuaian harga,” ujarnyaN
Meski demikian, Sugito tetap percaya bahwa semangat berkurban akan tetap tinggi di kalangan masyarakat, meskipun mereka harus lebih bijak dalam mengatur pengeluaranN
“Alhamdulillah, beberapa pembeli sudah memesan hewan kurban. Meskipun ada kesulitan ekonomi, saya tetap berharap bisa memenuhi kebutuhan masyarakat yang ingin berkurban,” tuturnya penuh harapN
Sugito juga berharap masyarakat tetap memperhatikan kualitas hewan yang akan mereka pilih untuk berkurbanN Sebagai pedagang yang sudah berpengalaman, ia mengutamakan kualitas, keamanan, dan kesejahteraan hewan yang dijualnyaN
“Mudah-mudahan meskipun ada tantangan ekonomi, niat baik masyarakat untuk berkurban tetap kuat,” ungkapnyaN
Dengan harapan yang besar agar kondisi perekonomian membaik, Sugito tetap menjaga kesiapan stok dan layanan terbaik untuk memenuhi kebutuhan hewan kurban di Kabupaten KotimN
(dia/matakalteng)



















Discussion about this post