SAMPIT – Sebanyak 75 Pos Komando Lapangan (Poslap) penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) se-Kalimantan Tengah mengikuti pelatihan, khusus di Kotawaringin Timur (Kotim) ada empat kecamatan yang mengikuti pelatihan, selama dua hari, 6–7 Mei 2025.
Pelatihan ini digelar di Pusdalops BPBD Kotim dengan sistem bertahap di 29 lokasi pelatihan, yang akan diikuti total 1.125 peserta.
Ketua Panitia Japelmen Raja Guguk mewakili Kalaksa BPBPK Provinsi Kalteng menyampaikan bahwa pelatihan mencakup 16 jam materi pengendalian karhutla, baik teori maupun praktik langsung.
“Peserta berasal dari posko lapangan se-Kalteng yang akan mengikuti pelatihan secara bertahap di berbagai lokasi. Ini penting sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi ancaman karhutla yang terus mengintai wilayah Kalteng,” ujarnya, Selasa 6 Mei 2025.
Sementara Kepala Pelaksana BPBD Kotim, Multazam, menambahkan bahwa pelatihan di Kotim diikuti oleh empat kecamatan, yakni Seranau, Kota Besi, Cempaga, dan Parenggean, masing-masing mengirimkan 15 personel.
“Kotim termasuk daerah rawan karena memiliki wilayah gambut, yang merupakan salah satu penyebab utama kebakaran. Ada delapan Masyarakat Peduli Api (MPA) yang aktif di wilayah kami, dan ini harus diperkuat dengan pelatihan teknis seperti ini,” katanya.
Multazam mengingatkan bahwa musim kemarau tahun ini berpotensi menyebabkan karhutla dan kekeringan, yang berdampak pada masa tanam Mei hingga Juli, bahkan bisa mengancam gagal panen.
“Karena itu kami berharap peserta benar-benar serius mengikuti pelatihan ini agar siap menghadapi musim kemarau dan paham tugas serta teknik penanganan karhutla di lapangan,” pungkasnya.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post