SAMPIT – Jabatan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yang saat ini kosong mulai memunculkan berbagai spekulasi. Salah satu yang santer terdengar adalah sosok berinisial “M” yang disebut-sebut menjadi calon kuat. Namun hingga kini, belum ada pengumuman resmi dari pemerintah daerah.
“Identitasnya akan diketahui saat pelantikan nanti,” kata Kepala BKPSDM Kotim, Kamaruddin Makalepu, Rabu 30 April 2025.
Ia meminta masyarakat dan kalangan ASN bersabar menunggu keputusan resmi dari Bupati Kotim. Menurutnya, proses pengisian jabatan Sekda bisa dilakukan melalui beberapa mekanisme, termasuk seleksi terbuka maupun mutasi antar Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT).
Kamaruddin menegaskan bahwa semua pejabat JPT di lingkungan Pemkab Kotim memiliki peluang yang sama untuk ditunjuk sebagai Pj Sekda. Hal ini mengacu pada kesetaraan eselon antara jabatan Sekda (II.a) dan kepala dinas (II.b), sehingga secara struktur bisa dilakukan rotasi antarpejabat.
“Semua JPT memiliki peluang yang sama. Kalau dalam seleksi terbuka tidak ada kandidat, maka bisa dilakukan mutasi antar JPT karena satu level,” tegasnya.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa jabatan Pj Sekda tidak semata-mata soal kepangkatan, melainkan juga menyangkut kapasitas dan pengalaman dalam menjalankan roda pemerintahan.
Posisi ini memegang peran kunci sebagai koordinator seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), sekaligus membantu kepala daerah dalam urusan administrasi dan pelayanan publik.
“Yang penting bukan hanya jabatan, tapi juga kemampuan dan pengalaman. Karena sebagai Pj Sekda harus mampu mengkoordinasikan seluruh OPD dan memastikan pelayanan publik berjalan optimal,” pungkasnya.
Sementara itu, inisial “M” yang mencuat masih menjadi teka-teki di kalangan internal Pemkab. Publik pun menanti siapa yang akan dipercaya Bupati untuk mengisi posisi strategis ini, terlebih setelah masa tugas Pj Sekda sebelumnya, Sanggul Lumban Gaol, resmi berakhir.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post