SAMPIT – Pemerintah Desa Bawan, Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur, menyalurkan bantuan bibit cabai kepada warga.
Program ini diinisiasi sebagai langkah konkret mendukung ketahanan pangan desa sekaligus mendorong swasembada cabai di tengah harga pasar yang masih tinggi.
Kepala Desa Bawan, Wawan Setiawan, mengatakan bahwa pembagian bibit cabai diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Harapannya, masyarakat bisa menikmati hasil panen sendiri dan tidak perlu membeli cabai lagi. Ini langkah kecil menuju swasembada pangan di tingkat desa,” ujar Wawan, Senin 14 April 2025.
Program ini dijalankan melalui tiga tahapan utama yaitu, pengangkatan bibit dimana pemerintah desa bersama masyarakat mengangkat bibit ke lahan pertanian milik warga.
Kedua, Penanaman. Yakni proses penanaman dilakukan secara gotong royong antara warga dan aparat desa. Ketiga pemeliharaan, yaitu warga dibina untuk memelihara tanaman secara berkelanjutan hingga masa panen tiba.
Wawan menyebutkan, dengan semangat kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat, program ini bisa menjadi percontohan desa lain dalam mengembangkan ketahanan pangan lokal.
Selain itu, keberhasilan program ini diharapkan dapat membantu mengendalikan harga cabai di pasaran yang kerap melonjak tajam.
“Kalau semua warga punya tanaman cabai sendiri, tentu ketergantungan terhadap pasokan luar berkurang, dan pengeluaran rumah tangga bisa ditekan,” tambahnya.
Langkah ini juga diharapkan mendorong semangat bercocok tanam di kalangan warga desa, serta menumbuhkan kembali budaya pertanian yang produktif dan berdaya saing.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post