SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor melakukan inspeksi mendadak ke Mal Pelayanan Publik (MPP) pada hari pertama masuk kerja usai cuti bersama Idulfitri, Selasa 8 April 2025.
Dalam peninjauan tersebut, ia menemukan adanya berkas pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) yang ternyata telah mengendap selama enam bulan tanpa tindak lanjut, hanya karena tidak terinput dalam sistem aplikasi online.
“Berkasnya sudah diserahkan masyarakat secara manual, tapi ternyata belum diisi di aplikasi. Setelah dicek, berkas itu dianggap belum masuk sistem dan otomatis tidak diproses,” ungkap Halikinnor usai sidak, Selasa 8 April 2025.
Temuan ini dinilainya menjadi bukti masih rendahnya pemahaman masyarakat terhadap prosedur digital dalam pengurusan administrasi, khususnya layanan yang kini mengandalkan sistem terintegrasi.
Ia menekankan bahwa jika seluruh prosedur, baik manual maupun digital, dijalani dengan benar, proses perizinan PBG seharusnya bisa rampung dalam waktu tujuh jam.
“Ini menjadi perhatian serius. Saya minta OPD terkait memperkuat edukasi kepada masyarakat, jangan hanya menunggu warga bertanya. Petugas harus proaktif menjelaskan agar tak ada lagi kejadian seperti ini,” tegasnya.
Selain Dinas Cipta Karya, Bupati juga menyambangi gerai pelayanan lain seperti Disdukcapil, Dinas Kesehatan, PDAM, dan beberapa instansi lainnya. Ia mengapresiasi semangat kerja ASN yang langsung aktif melayani meski baru memasuki hari pertama kerja pasca cuti panjang.
Ke depan, Halikinnor berharap seluruh OPD yang memiliki layanan di MPP rutin menyampaikan progres dan kendala pelayanan secara terbuka. Ia juga menekankan pentingnya MPP sebagai wajah pelayanan publik yang cepat, mudah, dan transparan bagi seluruh warga Kotim.
“Pentingnya peran petugas loket untuk memberikan edukasi, serta mendorong OPD di MPP agar transparan soal progres dan sistem pelayanan. Masyarakat juga diharap agar lebih proaktif bertanya jika mengalami kesulitan,”tandansya.
Sementara itu, Indra Pastika, salah satu warga yang mengurus dokumen di MPP menyampaikan kesannya terhadap pelayanan yang Ia terima.
“Pelayanannya sesuai harapan. Dihari pertama kerja saja sudah cukup optimal,” ucapnya.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post