SAMPIT – Pimpinan Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) Kantor Cabang Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Muhammad Azwar Fuad, menjelaskan bahwa penyerapan gabah dilakukan dengan memberlakukan harga pembelian pemerintah (HPP) yang baru.
“Yaitu sesuai dengan Surat Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional. Harga GKP di tingkat petani naik dari Rp6.000 menjadi Rp6.500 per kilogram,”ujarnya, Jumat, 14 Maret 2025.
Menurutnya, langkah penyerapan gabah petani lokal khususnya di Kotim menunjukkan dukungan pihaknya terhadap program Asta Cita Presiden RI dalam mewujudkan swasembada pangan.
“Kami berkomitmen untuk menyerap sebanyak-banyaknya hasil panen petani lokal, baik di Kotawaringin Timur maupun Katingan,” ujar Azwar.
Tambahnya, program ini tidak hanya menjamin harga yang lebih menguntungkan bagi petani, tetapi juga menjadi strategi pemerintah dalam membangun sektor pertanian yang berkelanjutan.
“Dengan harga yang lebih stabil dan kepastian pasar, harapan baru bagi petani Kotim semakin nyata. Program serap gabah ini menjadi bukti nyata hadirnya pemerintah dalam mendukung sektor pertanian serta menjamin kesejahteraan petani lokal,”ungkapnya.
Ke depan, langkah ini diharapkan dapat semakin memperkuat ketahanan pangan serta meningkatkan perekonomian daerah secara menyeluruh.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post