SAMPIT – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kotawaringin Timur Kamarudin Makalepu mengatakan, saat ini masih ada sekitar 2000 tenaga kontrak di Kabupaten Kotim baik dari database, non database dan honor bos.
“Namun jumlah ini masih belum dikurangi dengan jumlah tenaga kontrak yang nantinya lolos seleksi PPPK tahap 1 maupun tahap 2 yang dilaksanakan sejak akhir 2024 lalu,” ujarnya, Minggu 23 Februari 2025.
Dijelaskannya, untuk seleksi tahap 1 akan selesai dan dilakukan pengangkatan pada Maret 2025 mendatang Sedangkan untuk seleksi tahap 2 diperkirakan akan selesai Pada 31 Juli 2025.
“Untuk itu jumlah tenaga kontrak baru bisa kita pastikan usai pengangkatan PPPK nantinya yang dinyatakan lolos. Dan sementara ini kita juga masih menunggu petunjuk teknis pengangkatan PPPK paruh waktu yang akan dikeluarkan oleh Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI (Kemempan RB),” jelasnya.
Hal itu tambahnya, berkaitan dengan nasib tenaga kontrak yang nantinya tidak lolos seleksi PPPK. Yaitu tenaga kontrak akan diangkat menjadi PPPK paruh waktu.
“Saat ini yang sudah ditetapkan dalam Kemenpan terkait non ASN, terdiri dari dua kelompok yaitu database dan non database. Khusus untuk yang melamar PPPK penuh pada tahap 1 dan 2 jika tidak lulus nantinya akan diangkat menjadi PPPK paruh waktu,” tutupnya.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post