SAMPIT – Tokoh politik sekaligus mantan Ketua SPRD Kotim Jhon Krisli menyoroti sejumlah bangunan megah milik pemerintah Kotim yang saat ini terbengkalai, yang anggaran untuk pembangunannnya menelan puluhan miliar.
Jhon Krisli mendesak agar ada sikap dari pemerintah untuk aset tersebut agar tidak membuat anggaran yang dikeluarkan terkesan sia-sia.
“Ada banyak aset dan bangunan yang terbengkalai kami berharap ini bisa difungsikan karena jika tidak maka itu akan cepat mengalami kerusakan,”ujarnya, Selasa 18 Februari 2025.
Sejumlah proyek itu diantaranya adalah sirkuit roadrace di Jalan Sawit Raya yang menelan dana hingga Rp25 miliar itu sampai saat ini terancam kembali menjadi semak belukar.
“Harusnya itu difungsikan saja dan digunakan oleh mereka penggemar olahraga otomotif daripada mereka latihan di stadion dengan kondisi memprihatinkan, lebih sirkuit itu dibuka saja,”ucapnya.
Begitu pula untuk arena Gedung Expo Sampit di depan Stadion 29 November. Menurutnya bangunan itu akan mengalami keruskana begitu cepat jika tidak dikeloola.
“Saya sependapat kalau itu didorong untuk dikelola apakah oleh pihak ketiga atau swasta terlepas sedang ada kasus yang masih bergulir,”kata Jhon Krisli.
Jhon Krisli menybutkan ada gelontoran dana lebih dari Rp30 miliar untuk bangunan itu yang disetujui oleh pihaknya masa lalu.
“Saya adalah orang yang kala itu menyetujuinya dan pemerintah daerah punya komitmen untuk menjadikan itu sebagaimana perencanaan tetapi pada kenyataanya hingga hari ini proyek-proyek yang kami sepakati waktu itu tidak membawa kebaikan untuk masyarakat justru sebaliknya disitu ada terjadi prbuatan korupsi,”bebernya.
Dari proyek yang mereka setujui saat itu yang fungsional hanya sedikit padahal angkanya mencapai hampir setengah triliun.
”Untuk proyek tahun jamak saat itu yang saya lihat berguna ini Jalan Tjilik Riwut yang memang digunakan sebagai sarana lalulintas sementara yang lainnya rata-rata terbengkalai dan memang tidak terurus sampai saat ini,”tandasnya.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post