SAMPIT – Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur Halikinnor menyampaikan, tantangan global seperti perubahan iklim, bencana ekologis, dan ancaman kelangkaan pangan memerlukan peran agama sebagai suara moral.
“Sehingga perlu komitmen dari Kementerian agama untuk memperkuat kampanye harmoni kehidupan dengan lingkungan dan budaya, termasuk melalui forum internasional seperti COP dan deklarasi istiqlal, yang menekankan toleransi, kemanusiaan, dan pelestarian alam,”ujarnya, Senin 6 Januari 2024.
Menurutnya, krisis global akibat konflik juga menempatkan indonesia sebagai kiblat kerukunan dunia. Ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi kementerian agama untuk terus menjaga dan meningkatkan toleransi antarumat beragama, demi masa depan indonesia yang damai dan harmonis.
Sementara Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kotawaringin Timur, H. Khairil Anwar mengatakan, Kementerian agama memiliki tugas penting meningkatkan kualitas pendidikan agama dan keagamaan di semua jenjang.
“Pendidikan berkualitas dan terjangkau menjadi tumpuan masa depan bangsa, menghasilkan sumber daya manusia unggul yang berkarakter, menguasai sains, teknologi, literasi, serta peduli sosial,”ujarnya.
Untuk mendukung program prioritas pemerintahan Prabowo-Gibran, Kementerian agama akan menyediakan makan bergizi gratis di lembaga pendidikan binaannya.
“Pemerataan dan peningkatan mutu pendidikan menjadi cita-cita kementerian agama, memastikan layanan pendidikan agama yang setara dan berkeadilan bagi semua, termasuk penyandang disabilitas,”tegasnya.
Selain itu, pemberdayaan ekonomi umat dilakukan melalui kemandirian pesantren, pengembangan ekonomi haji, serta optimalisasi pengelolaan zakat, wakaf, dan gerakan filantropi, sebagai upaya mewujudkan asta cita dan mengentaskan kemiskinan.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post