SAMPIT – Sekretaris Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kalimantan Tengah (Kalteng) Aswin Nur menyampaikan, saat ini menjaga integritas menjadi suatu tantangan bagi setiap kepala desa (kades).
Hal ini disampaikannya menanggapi sejumlah kades di daerah Kotim yang tersandung kasus hukum.
“Kotim dengan jumlah desa yang cukup besar, 168 desa, namun kami mendengar beberapa kepala desa tersandung masalah hukum,” kata Aswin Nur yang juga menjabat sebagai Plt Ketua Apdesi Kotim, Kamis 31 Oktober 2024.
Menurutnya, ia prihatin terkait beberapa kepala desa di Kotim yang tersandung masalah hukum. Menurutnya, dengan jumlah desa yang cukup besar, yaitu 168 desa, tantangan untuk menjaga integritas dan ketertiban menjadi sangat penting.
Ia berharap agar kasus-kasus hukum tersebut tidak lagi terjadi di masa mendatang.
“Sebagai mantan kades, saya mengerti para kepala desa pasti memiliki niat baik untuk membawa kedamaian dan kemajuan bagi wilayah masing-masing. Namun.Kami berharap ke depan tidak ada lagi kasus hukum yang menjerat para kepala desa,”ucapnya.
Ia juga mengatakan pentingnya memilih pemimpin Apdesi Kotim yang dapat menghadapi tantangan dengan baik. Dia juga berterima kasih kepada Ketua Apdesi Kotim sebelumnya, Rusdiansyah, yang telah memimpin selama dua periode.
“Terima kasih kepada Bapak Rusdiansyah yang telah memimpin dengan baik selama dua periode. Semoga Muscab ini berjalan lancar, dan kita bisa mencapai mufakat untuk kepengurusan baru,” ujarnya.
(dia/matakalteng)




















Discussion about this post