SAMPIT – Dalam musim hujan, masyarakat di Sampit diimbau untuk waspada terhadap demam berdarah dengue (DBD) dan melakukan beberapa hal untuk mencegah penyebarannya, seperti: Menjaga kebersihan lingkungan sekitar, Memantau jentik nyamuk di sekitar rumah setiap minggu, Melakukan gerakan 3M.
“Kami meminta kepada pemerintah daerah khususnya dinas terkait untuk memberikan himbauan dan edukasi kepada masyarakat seiring dengan meningkatnya curah hujan yang akan nanti masuk di bulan November dan Desember,” kata Sekretaris Komisi III DPRD Kotim, Riskon Fabiansyah, Sabtu 19 Oktober 2024.
Karena ujarnya, lebih baik mewaspada sejak dini tentang wabah demam berdarah agar dampaknya bisa diminimalisir dan tidak terjadi penyebaran wabah besar-besaran.
Sementara itu Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kotim Nugroho Kuncoro Yudho menyampaikan, Selama musim hujan masyarakat harus mewaspadai beberapa penyakit yang rentan muncul seperti penyakit kulit, infeksi saluran pencernaan, diare hingga DBD.
“Terutama agar mewaspadai penyakit yang dapat berkembang akibat adanya genangan air baik itu di rumah maupun di sekitar lingkungan kita,” ujarnya. Menurutnya, saat ini kesadaran masyarakat terhadap penyakit DBD di Kotim memang sudah meningkat namun tentunya masih banyak yang Perlu diperbaiki. Mengingat tahun lalu kesadaran masyarakat masih termasuk rendah.
“Karena kami masih melihat banyak sampah yang dibuang sembarangan yang bisa menjadi tempat penampungan air serta memicu berkembang biaknya nyamuk aedes aegypti. Untuk itu Dinkes Kotim selalu meningkatkan sosialisasi tentang bahaya DPD, baik itu melalui media sosial maupun sosialisasi langsung dari tingkat kecamatan hingga desa,” tutupnya.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post