SAMPIT – Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Shalahuddin menggelar rapat kerja dengan seluruh kepala desa di wilayah Kotim. Rapat ini bertujuan untuk menyerap aspirasi dan masukan dari para kepala desa terkait berbagai isu penting, termasuk pembangunan infrastruktur, stunting, dan kesejahteraan masyarakat.
“Kades ini memiliki peran sangat penting dalam pembangunan daerah. Kami ingin mendengar masukan dari kades yang akan kami bawa ke provinsi. Nanti kita akan evaluasi mana yang bisa bantu dan dianggarkan,” katanya, Rabu 2 Oktober 2024.
Sebelum lanjut pada pada acara inti, dirinya menyempatkan memperkenalkan diri kepada seluruh kades yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Disampaikan bahwa dirinya ditugaskan oleh Gubernur Kalteng untuk menjalankan tugas pemerintahan dan fokus pada kegiatan strategis terkait bidang infrastruktur
. “Kami minta masukan kepada kades terkait pembangunan infrastruktur itu. Selain itu, stunting dan kesejahteraan masyarakat serta ketahanan pangan juga menjadi perhatian kami. Mudahan dalam dua bulan ini semua bisa kita tingkatkan,” jelasnya.
Pada rapat kerja tersebut dirinya yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR ) itu mamparkan pembangunan infrastruktur dimasa pemerintahan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran dari periode pertama hingga saat ini. Mulai dari pembangunan di wilayah Provinsi hingga di Kabupaten Kotim.
“Hampir 94 persen atau 257, 62 Km jalan provinsi sudah mantap. Sedangkan yang belum 5,45 persen atau sekitar 14,85 Km. Nanti mana yang belum kades bisa menginformasikan dan akan kami masukan ke data. Tahun 2025 akan kami kerjakan,” sebutnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kotim Raihansyah, menjelaskan bahwa tingkat kehadiran kepala desa dalam rapat kerja ini hanya mencapai 60%.
“Kami laporkan kepada bapak yang hadir pada hari ini mencapai 60% saja. Karena biasanya kami di DPMD itu kalau mengundang kepala desa itu satu minggu sebelumnya. Kemarin saya diperintahkan oleh Pak Pjs undang seluruh Kades baru hari Selasa, kita share di grup sehingga kawan-kawan yang memang daerah jauh-jauh seperti daerah Tumbang Tumbang – itu kan memang Tumbang untuk Sampit tuh Tumbang duluan jadi mereka harus punya apa jauh-jauh,” ungkap Raihansyah.
Raihansyah juga menambahkan bahwa beberapa desa memiliki agenda lain, seperti penilaian Posyandu terbaik se-Kalteng yang digelar di Desa Bukit Indah. “Kemudian juga sebagian desa ada beberapa agenda salah satunya penilaian Posyandu terbaik se Kalteng itu di Desa Bukit Indah dan desa tetangga juga diundang,” jelasnya.
Rapat kerja ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi Pjs Bupati Kotim untuk menyerap aspirasi dan masukan dari para kepala desa, sehingga dapat membantu dalam merumuskan kebijakan dan program pembangunan yang lebih efektif dan tepat sasaran.
(Dev/matakalteng)





















Discussion about this post