SAMPIT – Meski pada tahun 2024 ini di seluruh wilayah kabupaten Kotawaringin Timur tidak ada yang mengalami bencana kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan. Namun ternyata penyakit ISPA di wilayah ini tetap terjadi peningkatan.
“Peningkatan ini terjadi disebabkan adanya perubahan kondisi cuaca saat ini,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kotim, Umar Kaderi, Jumat 30 Agustus 2024.
Berdasarkan data Dinkes Kotim, penyakit ISPA sejak Juli hingga Agustus 2024) terjadi peningkatan kasus ISPA dibandingkan tahun 2023. Yang mana pada 2024 jumlah kasus ISPA pada Minggu ke 29 sebanyak 759 kasus, dan minggu ke 30 sebanyak 655 kasus, minggu ke 31 sebanyak 798 kasus, dan minggu ke 32 sebanyak 664 kasus.
“Sedangkan data penyakit ISPA pada tahun lalu, jumlahnya hanya berada di angka 441 sampai 445 kasus,”bebernya.
Menurutnya, data ini diperoleh dari temuan kasus kunjungan pasien di 21 puskesmas yang ada di Kotum. Yakni untuk kasus ISPA sebanyak 2.876 kasus.
“Untuk itu kami mengimbau agar masyarakat menggunakan masker apabila keluar rumah, mengurangi aktivitas di luar rumah, menjaga kebersihan mencuci tangan pakai sabun, dan menjaga pola makan dengan memakan minum yang bergizi dan memperbanyak konsumsi buah segar,”ucapnya.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post