SAMPIT – Menjelang Pilkada serentak 2024, Kapolsek Baamang, AKP Moch. Romadhon menggelar acara ‘Coffee Night ‘bersama para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang berjualan di kawasan Terowongan Nur Mentaya, Sampit.
Acara yang digelar pada Sabtu malam, 24 Agustus 2024, ini bertujuan untuk mendekatkan pihak kepolisian dengan masyarakat, sekaligus menyerap aspirasi dan keluhan yang mereka hadapi.
Dalam suasana santai ditemani secangkir kopi, Kapolsek Baamang menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pihaknya untuk mendengar langsung permasalahan yang dialami oleh masyarakat, terutama para pedagang yang sehari-hari beraktivitas di Terowongan Nur Mentaya.
“Kami mengadakan Coffee Night ini untuk menyerap aspirasi masyarakat dan mencari solusi bersama melalui obrolan santai. Dengan cara ini, kami berharap bisa lebih memahami kebutuhan dan keluhan mereka,” ujar AKP Moch. Romadhon, Minggu 25 Agustus 2024.
Salah satu isu utama yang disampaikan oleh para pedagang dan pengunjung adalah terkait larangan musik di Terowongan Nur Mentaya. Beberapa waktu lalu, larangan tersebut dikeluarkan berdasarkan kesepakatan antara Forkopimcam (Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan) dan para pedagang.
Namun, dampak dari larangan ini ternyata cukup signifikan terhadap pendapatan para pedagang, yang mengeluhkan turunnya omset akibat suasana yang kurang hidup di terowongan tersebut.
“Memang sebelumnya ada himbauan larangan musik yang disepakati oleh Forkopimcam dan pedagang, tapi ternyata ini berdampak pada berkurangnya pendapatan mereka. Banyak pedagang yang mengeluhkan hal ini, dan kami akan membicarakan kembali masalah ini untuk menemukan solusi terbaik,” jelas Kapolsek.
Meskipun demikian, AKP Romadhon menegaskan bahwa belum ada keputusan final yang diambil terkait masalah musik ini. Pihaknya berencana untuk mengadakan musyawarah lanjutan dengan pihak-pihak terkait, termasuk para pedagang, guna mencapai kesepakatan baru yang dapat mengakomodasi kebutuhan semua pihak.
“Kami belum mengambil keputusan, karena nanti akan ada musyawarah dengan pihak-pihak terkait untuk mencapai kesepakatan baru yang lebih baik bagi semua,” tambahnya.
Selain fokus pada masalah musik, Kapolsek Baamang juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kecamatan Baamang menjelang Pilkada serentak 2024.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk bergandengan tangan dalam menjaga situasi yang kondusif, serta meminta mereka untuk tidak ragu melaporkan setiap gangguan keamanan yang terjadi.
“Menjelang Pilkada ini, kami menghimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga kamtibmas. Jika ada gangguan, Polsek kami terbuka 24 jam untuk menerima laporan maupun pengaduan dari masyarakat,” tutupnya.
Acara Coffee Night tersebut juga dihadiri oleh Lurah Baamang Hulu, Lurah Baamang Barat, serta anggota DPRD terpilih Paliansyah. Kehadiran para pejabat dan tokoh masyarakat ini semakin memperkuat komitmen bersama untuk menjaga stabilitas keamanan.
(gus/matakalteng)




















Discussion about this post