SAMPIT – Dalam rangka meningkatkan hubungan baik antara kepolisian dan masyarakat, Kapolres Kotawaringin Timur (Kotim) AKBP Resky Maulana Zulkarnain, mengadakan kegiatan “Ngopi Bareng” bersama para motoris perahu bermesin atau kelotok yang beroperasi di Sungai Mentaya, Sampit.
Kegiatan yang digelar pada Rabu 21 Agustus malam, berlangsung di Dermaga Habaring Hurung, tempat di mana klotok-klotok wisata biasa bersandar. Selain sebagai ajang untuk menyerap aspirasi, pertemuan tersebut juga dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan-pesan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Kegiatan “Ngopi Bareng” ini bukan sekadar acara minum kopi bersama, melainkan menjadi sarana pelepas penat bagi para motoris klotok setelah seharian bekerja.
Dalam suasana yang santai dan penuh keakraban, AKBP Resky Maulana Zulkarnain mendengarkan berbagai aspirasi dan keluhan yang disampaikan oleh para motoris kelotok. Diskusi ringan ini berfokus pada beberapa isu penting, terutama terkait keselamatan berlayar dan kondisi Kamtibmas di sekitar kawasan pelabuhan.
“kegiatan ini adalah blusukan istilahnya ke masyarakat dengan tagline menyerap aspirasi mencari solusi. tujuannya kita juga untuk menyampaikan tentang keselamatan berlayar di pelabuhan kepada para supir klotok dj Dermaga Habaring Hurung,” ucap Resky, Kamis, 22 Agustus 2024.
“menyerap aspirasi tentang keamanan dan ketertiban Pelabuhan kemudian yang ketiga tentunya kita sudah menjelang Pemilu 2024,untuk itu pertama kita menyuarakan tentang bagaimana bersama-sama menjaga keamanan pada saat pemilu nanti,“ sambungnya
Saat ini, terdapat hampir 80 kelotok yang aktif beroperasi di Sungai Mentaya. Perahu-perahu ini tidak hanya digunakan sebagai sarana transportasi penyeberangan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi daya tarik wisata, yang menawarkan perjalanan menyusuri sungai dengan pemandangan yang menawan.
Mengingat pentingnya keselamatan, kapasitas muat kelotok serta ketersediaan alat keselamatan menjadi perhatian utama dalam diskusi tersebut. Para motoris diingatkan untuk selalu memastikan perahunya dilengkapi dengan alat keselamatan yang memadai demi menjaga keamanan penumpang dan dirinya sendiri.
Sebagai bentuk dukungan terhadap keselamatan berlayar, AKBP Resky Maulana Zulkarnain juga menyerahkan bantuan berupa jaket pelampung kepada sejumlah motoris kelotok. Langkah ini diambil sebagai upaya konkret untuk meningkatkan standar keselamatan operasional kelotok yang beroperasi di Sungai Mentaya. Kapolres berharap, dengan adanya bantuan ini, para motoris semakin sadar akan pentingnya keselamatan dan selalu memprioritaskannya dalam setiap perjalanan.
“Terdapat 80 kapal klotok, salah satunya adalah kapalnya digunakan untuk wisata ini tentunya harus yang pertama adalah mengutamakan keselamatan untuk para awak kapal dan juga penumpangnya. Sehingga secara simbolik kita sampaikan tadi tujuannya yang utama adalah keselamatan dan juga saya tadi menyerahkan bantuan jaket pelampung kepada para awak kapal klotok,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, AKBP Resky Maulana Zulkarnain menegaskan bahwa program “Ngopi Bareng” ini akan terus digelar secara rutin, tidak hanya dengan para motoris kelotok, tetapi juga bersama komunitas lainnya di Sampit.
Program ini diharapkan dapat menjadi wadah komunikasi yang efektif antara kepolisian dan masyarakat, sehingga pesan-pesan Kamtibmas dapat tersampaikan dengan baik dan kondusifitas wilayah dapat terus terjaga.
(gus/matakalteng)




















Discussion about this post