SAMPIT – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor menginstruksikan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) melakukan jemput bola melakukan perekaman Kartu Tanda Pendidik Elektronik (KTP-el) ke desa-desa.
“Saya minta Disdukcapil untuk melakukan kegiatan perekaman KTP-el ke desa-desa. Karena saya yakin masih banyak masyarakat di pedalaman yang belum melakukan perekaman,” katanya, Senin, 5 Agustus 2024.
Itu ia sampaikan saat melakukan kunjungan kerja di Desa Rasau Tumbuh (Rastum) Kecamatan Kota Besi. Disampaikan jemput bola itu untuk meringankan beban masyarakat di daerah. Menurutnya, kalau masyarakat yang datang ke kantor Disdukcapil atau Mal Pelayanan Publik (MPP), mereka harus mengeluarkan biaya transportasi cukup tinggi.
“Datang ke Sampit membuat KTP-el atau KK. Pembuatan administrasi kependudukan itu gratis tapi biaya transportasinya. Iya kalau datang langsung jadi, biasanya ada kurang syaratnya dan itu membuang biaya,” ungkapnya.
Oleh sebab itu, kegiatan jemput bola harus dilakukan untuk meringankan beban masyarakat daerah pelosok untuk mendapatkan administrasi kependudukan.
“Alhamdulillah itu dilaksanakan, dan tadi kita secara simbolis menyerahkan KTP-el dan akta kelahiran dari kegiatan jemput bola di Desa Rastum,” ucapnya.
Ditambahkan Kepala Disdukcapil Kotim Agus Tripurna Tangkasiang, kegiatan jemput bola telah rutin diselenggarakan oleh pihaknya sesuai dengan instruksi Bupati Kotim. Ditegaskan, pihaknya selalu siap jika pihak kecamatan atau desa mengundang untuk kegiatan perekaman di wilayahnya.
“Seperti Desa Rastum ini meminta kita melakukan jemput bola atau pelayanan perekaman KTP-el. Kegiatan ini sekaligus mendukung kunjungan kerja Pak Bupati,” ujarnya.
Kegiatan pelayanan tersebut telah dilakukan selama dua hari di desa tersebut. Rata-rata layanan administrasi yang dilakukan oleh warga adalah perekaman KTP-el pemula dan pisah KK dari orangtua.
“Kami terus melakukan jemput bola. Bahkan di sekolah-sekolah juga kami lakukan. Kami telah menjadwalkan, jadi sebagian nanti di daerah dan satunya lagi di sekolah,” tutupnya.
(dev/matakalteng)





















Discussion about this post