SAMPIT – Salah satu anak korban kecelakaan yang terjadi di Desa Bajarau Kecamatan Parenggean, Kabupaten Kotawaringin Timur belum lama ini, akhirnya di rujuk ke rumah sakit di Palangkaraya. Ini dilakukan karena perlu penanganan serius terhadap luka yang dialami.
“Kami atas nama pemerintah daerah dalam hal ini ikut turut bela sungkawa atau sedih terhadap kejadian kecelakaan di Desa Bajarau yang memakan hampir satu keluarga meninggal dunia,” kata Wakil Bupati Kotim Irawati, Senin, 20 Mei 2024.
Disampaikan, dari peristiwa itu beruntung anak korban yang pertama berusia 6 tahun selamat. Namun kondisi korban pelu penanganan serius sehingga harus dirujuk ke rumah sakit Palangka Raya karena korban mengalami patah tulang paha dan harus segera dilakukan operasi.
“Karena keluarga ini perantau, bapak, ibu dan adiknya meninggal jadi tinggal anak ini sendiri di Kotim. Makanya kita sebagai pemerintah daerah harus peduli, karena tidak ada satupun keluarganya. Saya sudah berkoordinasi dengan Camat Cemoaga Hulu untuk menghubungi pihak perusahaan tempat alm.Orang tuanya kerja dulu yaitu SCC,” ungkapnya.
PT. Sinar Citra Cemerlang merupakan perusahaan dibidang perkebunan kelapa sawit yang ada di Kecamatan Cempaga Hulu. Sebelumnya orang tua korban sebagai karyawan di perusahaan tersebut.
Oleh sebab itu, Irawati meminta kepada pihak perusahaan agar dapat memberikan terbaik kepada anak korban yang saat ini menjadi yatim piatu.
“Karena si ayah ini masih aktif sebagai karyawan di PT. SCC, jadi meminta ke pihak perusahaan agar benar-benar si anak ini bisa dilayani untuk penanganan medisnya. Karena si anak saya lihat selain trauma mungkin akibat kecelakaan, yang paling tragis kehilangan orang-orang tersayang di sekitar,” ujarnya.
Lanjutnya, karena karyawan perusahaan pasti memiliki asuransi di BPJS Ketenagakerjaan, dirinya pun telah pihak BPJS tersebut memproses segera. Disampaikan berdasarkan diagnosa dokter, biaya pengobatan anak tersebut mencapai Rp60 juta. Sementara anggran dari Jasa Raharja terbatas Rp25 juta.
“Makanya perusahaan harus memberikan yang terbaik, kalau menggunakan BPJS Kesehatan pemerintah juga bisa. Ini harus dirujuk di Rumah Pambelum, biar cepat ditangani. Kalau di RSUD Doris Silvanus masih nunggu dia minggu, kelamaan kasihan anaknya kan. Sekarang pihak Kecamatan sedang berkoordinasi dengan perusahaan berkaitan dan mendapat respon baik, semoga anak ini cepat medapat penanganan,” ungkapnya.
Sementara, untuk jenazah kedua orangtua dan adiknya akan dimakamkan ke daerah asalnya yaitu Medan. Dijadwalkan pada pukul 15.00 Wib tadi, jenazah diterbangkan dari Bandara Cilik Riwut ke Jakarta lanjut ke Medan. Sedangkan anak korban yang dirujuk itu didampingi oleh Lentera Kartani sampai keluarga dari Medan tiba di Palangkaraya.
(dev/matakalteng)




















Discussion about this post