SAMPIT – Salah satu putra dan putri Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mewakili Kalimantan Tengah (Kalteng) melaju ke ajang Putri Otonomi Indonesia 2024. Feny Zulfianti yang menjadi wakil dari Kotim tersebut diharapkan menjadi yang terbaik ditingkat nasional nantinya.
“Putri otonomi Kotim akan kita ikutkan lomba putri otonomi tingkat nasional di Jakarta,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kotim Bima Eka Wardhana, Selasa 7 Mei 2024.
Disampaikan, Feny Zulfianti terpilih setelah mengikuti seleksi dari penjaringan yang dilakukan Disbudpar. Setelah melalui tahapan, dirinya akan mewakili Kotim dan Kalteng ke nasional. Dirinya merupakan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sampit yang saat ini mengenyam pendidikan D3 program studi Kebidanan fakultas ilmu kesehatan.
“Rangkaian persiapan dan pembekalan telah kami berikan. Feny ini nanti akan bersaing dengan daerah lain se-Indonesia, kami tidak memiliki terbatas khusus. Tapi kita tetap berharap perwakilan Kotim tersebut mampu menampilkan yang terbaik untuk meraih hasil terbaik membawa nama daerah ini pada kancah nasional, ” harapnya.
Sedangkan, Feny Zulfianti mengungkapkan dirinya sangat bersyukur dapat terpilih menjadi wakil Kotim, tentu hal ini menjadi beban cukup berat namun, dirinya tetap berupaya memberikan yang terbaik.
“Alhamdulillah sudah banyak persiapan dari segi materi. Semoga dapat tampil maksimal dan meraih hasil sesuai harapan. Saya akan kembali melakukan seleksi tatap muka dengan juri untuk menentukan Putri yang berhasil menuju 15 Besar Putri Otonomi Indonesia 2024 di Jakarta, ” ungkapnya.
Kemudian 15 besar Putri Otonomi Indonesia 2024 terpilih akan mengikuti sesi interaktif bersama para mentor di platform media sosial Putri Otonomi Indonesia selama 2 minggu sebelum menuju tahapan Karantina di Kabupaten Trenggalek 4-7 Juni 2024.
Sebelumnya, Disbudpar Kotim pernah mengirimkan perwakilan ajang putri otonomi Indonesia sebanyak 5 kali dengan hasil terbaik yang pernah diraih sebagai duta investasi.
(Dev/matakalteng)






















Discussion about this post