SAMPIT – Masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diminta waspada akan potensi terjadinya banjir serba bencana hidrometeorologi lainnya yang dapat terjadi saat musim hujan. Terutama wilayah yang saat ini sudah mulai digenangi air.
“Karena berdasarkan prakiraan BMKG, saat ini khususnya di Kotim, hujan lebat masih menyasar sejumlah wilayah yang sudah mulai mengalami banjir. Yaitu Kecamatan Cempaga dan Cempaga Hulu,” kata Kepala BMKG Bandar Udara H Asan Sampit, Musuhanaya, Senin, 19 Februari 2024.
Lanjutnya, BMKG mengeluarkan peta peringatan dini cuaca pada 19 Februari 2024 ini. Yang mana Kecamatan Tualan Hulu, Cempaga Hulu, Cempaga dan Seranau masuk zona oranye atau yang berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang.
“Sementara untuk kecamatan lainnya masuk ke zona kuning atau berpotensi meluas. Dengan kata lain seluruh wilayah di Kotim berpotensi terjadi hujan karena adanya pertumbuhan awan hujan signifikan di seluruh wilayah,” ungkapnya.
Diketahui, prakiraan berbasis dampak hujan lebat pada tanggal 19 hingga 20 Februari 2024 kategori waspada yaitu Aceh, Banten, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Bengkulu, Jawa Barat, Papua Barat, Papua, Jawa Tengah, D.I Yogyakarta dan Jawa Timur.
Sementara khusus prakiraan berbasis dampak hujan lebat wilayah Kalteng yaitu Kotawaringin Timur, Katingan dan Kota Palangka Raya.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post